Katinting.com, Bontang – Kota Bontang mulai menjadi magnet baru bagi investor asing di sektor industri makanan. Data DPMPTSP mencatat, sektor ini menyumbang 27,99 persen dari total realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) triwulan III tahun 2025.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan peningkatan investasi di sektor makanan sejalan dengan tumbuhnya kebutuhan produk olahan berkualitas di kawasan industri dan masyarakat lokal.
“Tren industri makanan di Bontang mulai berkembang, terutama karena adanya permintaan dari karyawan industri besar dan masyarakat urban. Investor melihat peluang ini sebagai potensi ekonomi jangka panjang,” jelasnya, Minggu (2/11/2025).
Ia menambahkan, keberadaan kawasan industri yang mapan menjadi daya tarik tersendiri karena mendukung rantai pasok bahan baku dan distribusi produk makanan olahan.
Selain industri makanan, sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran tetap mendominasi dengan kontribusi 68,83 persen, sedangkan industri kimia dasar dan hotel-restoran juga mulai menunjukkan peningkatan investasi.
“DPMPTSP berkomitmen memfasilitasi semua investor yang ingin mengembangkan usaha di Bontang, terutama dengan mempercepat layanan dan memastikan kepastian hukum investasi,” tuturnya.
Ia menilai kehadiran investasi baru di sektor makanan akan memperluas peluang kerja, menumbuhkan UMKM kuliner, dan memperkuat ketahanan ekonomi lokal. (Re)






