Katinting.com, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui DPMPTSP semakin agresif dalam promosi investasi. Strategi ini dilakukan untuk memperkuat branding Bontang sebagai kota yang siap berkembang dengan dukungan infrastruktur dan potensi industri yang luas, terutama pada sektor kimia dan maritim.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur menegaskan, hilirisasi industri adalah pesan kunci dalam menarik minat investor. Ia tidak ingin Bontang dipandang hanya sebagai kota pemasok bahan baku, tetapi sebagai pusat pengolahan dan produksi bernilai tinggi.
DPMPTSP kini aktif memperkenalkan proyek prioritas, termasuk rencana hilirisasi soda ash serta pengembangan pabrik pengolahan hasil laut. Untuk memperkuat daya tawar investasi, unit promosi juga memaksimalkan ruang publikasi seperti media nasional dan bandara.
“Branding kota itu penting. Investor harus melihat Bontang sebagai kota yang siap dan serius menyambut mereka,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).
Selain menawarkan potensi industri, DPMPTSP juga menonjolkan tersedianya pelabuhan aktif, jaringan energi, serta sumber daya manusia lokal yang kompetitif. Paket keunggulan ini terus dipromosikan melalui forum bisnis dan rencana seminar investasi nasional bersama Kadin.
“Bontang bukan hanya punya potensi. Kita punya arah pembangunan yang jelas. Tugas kita adalah mempertemukan peluang dan pelaku usahanya,” pungkasnya. (Re)






