Mamuju, Katinting.com – Ratusan ibu rumah tangga mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan dan Diversifikasi Usaha Nelayan dan Keluarganya, yang dilaksanakan di Wisma Malaqbi Mamuju. Kamis, 20 Oktober 2022.
Kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh anggota Komisi IV, DPR RI fraksi partai Demokrat, yang juga dihadiri perwakilan DKP Kabupaten Mamuju dan mewakil Dirjen Perikanan Tangkap, kementerian kelautan dan perikanan.
Dalam sambutannya, Kabid Perikanan Tangkap, Ihwan mewakili Kadis DKP Kabupaten Mamuju, berharap kegiatan yang dilaksanakan bisa memberi manfaat bagi peserta.
Sementara itu, Lukman Hakim mewakili Dirjen Perikanan Tangkap, menyampaikan, tujuan kegiatan untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan keluarga nelayan di Kabupaten Mamuju tentang pengelolaan usaha yang mengarah pada usaha yang tertib administrasi, keuangan dan manajerial sehingga layak secara perbankan sehingga mampu mengakses permodalan.
Sambung dijelaskan, kegiatan ini juga untuk meningkatkan kemampuan dalam memahami prinsip-prinsip pengembangan usaha dengan memperhatikan peluang usaha peningkatan produktifitas dan nilai tambah produk.
“Ini juga untuk meningkatkan pengetahuan dalam perencanaan pengembangan usaha, penyusunan strategi pemasaran, dan penerapan manajemen secara utuh dan program manajemen utuh terpadu,” ucapnya.
BACA JUGA : Bunga 3 Persen, SDK Dorong Nelayan Manfaatkan Akses Permodalan
Saat ditemui, Suhardi Duka (SDK) mengatakan, dalam kehidupan masyarakat modern wanita sudah mampu sejajar dengan laki-laki, sehingga bisa menghasilkan sendiri pendapatan, membantu suami dalam menopang ekonomi keluarga. Sehingga perannya juga sangat penting.
Lanjut kata SDK, Namun itu kita di Indonesia ini tetap menjaga nilai-nilai agama dan budaya, dan keselarasan bapak dan ibu di rumah tangga di dukung dengan pengetahuan dan pendidikan, sehingga dalam pemenuhan kebutuhan gizi keluarga dapat mencegah stunting.
“Untuk terciptanya kemandirian wanita, juga harus membantu suami. Sehingga tercipta keharmonisan dalam rumah tangga. Jika ada pendapatan istri, peluang kesejahteraan lebih besar. Harus mampu meningkatkan semua potensi yang ada,” ucapnya.
SDK juga mendorong agar dalam pembuatan produk harus inovatif dan tidak monoton, dimulai dari bentuknya harus dipikirkan, hingga rasanya harus mampu beda dari lainnya. Terkait modal usaha ia mendorong untuk memanfaatkan akses permodalan di Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan pada Kementerian Kelautan dan perikanan yang bunganya rendah hanya 3 persen.
“Caranya bisa hubungi dinas perikanan dan kelautan kabuten, atau berikan perwakilannya, dan hubungi saya jika terkendala. Namun setelah cair, jangan disalah gunakan tidak tepat sasaran, jika tidak digunakan sesuai peruntukannya makanya usaha bisa gagal,” pesan SDK.
Pada kesempatan ini mantan Bupati Mamuju dua periode ini berpesan kepada peserta yang hadir, agar benar-benar mengikuti kegiatan dengan baik. Dalam hal mendorong kemajuan daerah, bangsa dan negara. SDK mengharapkan masyarakat cerdas dalam memilih pemimpin sehingga membawa kamajuan dan kesejahteraan.

(Anhar)






