Mamuju, Katinting.com – Salah satu persoalan mendasar jelang lebaran usai Ramadhan yang mesti dibenahi oleh pemerintah diseluruh wilayah Indonesia, adalah terkait kesiapan jalur mudik dan moda transportasi lebaran.
Ini juga kemudian menjadi perhatian Dinas Perhubung Provinsi Sulawesi Barat, untuk memastikan matang dan amannya persiapan jalur mudik serta moda transportasi lebaran, menghadapi masa arus mudik lebaran Idhul Fitri 1445 Hijriah.
Untuk itu hingga Jumat (29/03), Kepala Dinas Perhubungan Sulbar Madareski Salatin, melakukan inspeksi melihat lebih dekat kesiapan sarana prasarana jelang arus mudik, mulai dari melihat kesiapan di Bandar Udara Punggawa Malolo, Tampa Padang, Mamuju, hingga ke Pelabuhan Laut Achmad Kirang Belang belang, dan terminal angkutan darat Achmad Kirang Simbuang. Tidak terkecuali ke Pelabuhan Fery Mamuju.
“Dari pantauan yang kami lakukan dan bertemu dengan pengelola moda transportasi baik darat, laut dan udara, Insya Allah semua siap membantu pemerintah menyiapkan sarana prasarana moda transportasi yang mereka miliki, guna memenuhi kebutuhan arus mudik lebaran di Sulbar” ungkap Kadishub Sulbar Madareski.
Katanya, sejumlah penyedia jasa moda transportasi yang kami sebutkan di atas akan menambah shif dan armada extra mereka, guna mengantisipasi lonjakan penumpang jelang akhir Ramadhan.
“Seperti Armada Fery mereka juga akan menambah extra pelayanan mereka, armada bus angkutan darat di terminal juga demikian, termasuk dukungan dari armada Damri” kata Madareski.
Pelayanan angkutan lebaran Kapal Laut , KM. ENTEBE EXPRESS dan KM. PRIMA NUSANTARA 01 dengan Rute Mamuju-Kota Baru dan Mamuju-Bontang tanggal 25 Maret tiba di Mamuju dan berangkat lagi tanggal 26 Maret 2024, nanti tanggal 1 April akan berangkat dari Kota Baru menuju Mamuju dan tanggal 3 April 2024 berangkat dari Mamuju ke Kota Baru Kalimantan Timur.
“Kami juga memastikan, pelayanan penerbangan Mamuju-Makassar, dari hasil koordinasi dengan manajeman bandara, juga akan menambah jadwal penerbangan jika memang ada lonjakan penumpang mungkin akan dibuka penerbangan tiap hari, tergantung kebutuhan nantinya,” imbuh Maddareski.
Ia pun menuturkan dan memberikan jaminan kepada masyarakat yang akan mudik, peningkatan pelayanan di semua layanan moda transportasi, karenanya pihak Dishub Sulbar akan melakukan koordinasi rutin kepada semua penyelenggara moda transpotasi.
“Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan mudik dengan kendaraan sendiri, untuk memastikan kendaraan yang digunakan layak jalan dan memiliki istirahat yang cukup sebelum berangkat, mematuhi aturan di jalan, juga hal-hal lain untuk diperhatikan dan dipersiapkan dengan baik agar perjalannya dapat berlangsung secara lancar tertib dan aman.” pungkas Madareski. (**/Fhatur Anjasmara)






