Mamuju, Katinting.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju melalui Dinas Kesehatan menggelar pencangan gerakan minum tablet penambah darah bagi remaja putri di Sekolah.
Gerakan minum tablet penambah darah begi remaja putri ini serentak dilakukan di 25 SMP sederajat dalam rangka upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Mamuju.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamuju, Suaib mengapresiasi gerakan minum tablet penambah darah ini yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju.
“Langkah ini mengoptimalkan usaha kita menurunkan stunting di Mamuju dan Sulbar pada umunya.
Perlu langkah bersama mengurangi persoalan ini agar masa depan generasi kita lebih baik. Tujuan utama kegiatan ini memang adalah untuk menurunkan resiko stunting dikalangan remaja,” kata Sekda Mamuju, Senin (8/5/23).
Dia beraharap, gerakan minum tablet penambah darah bagi remaja putri in terus dilakukan setiap minggunya di sekolah. untuk mencegah terjadinya anemia yang dapat berdampak pada stunting.
Sementara itu, kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, Dewi Sunandri menuturkan, gerakan ini merupakan salah satu upaya percepatan penurunan stunting.
“Jadi pencegahan stunting perlu dimulai sejak remaja. Remaja perlu diperhatikan asupan zat gizinya terutama terkait dengan zat besi. Kekurangan zat besi ini menyebabkan banyak remaja putri terkena anemia,” jelasnya.
Dia menjelaskan, anemia adalah kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah sehingga tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen, biasanya wajah terlihat pucat, mudah lelah, pusing dan sakit kepala.
“Nah tentu dong kita tidak ingin remaja kita mengalami dampak ini. Kalau dia anemia nanti dia lemas, tidak sehat. nanti (generasi kita ini akan) menjadi ibu, dia melahirkan lagi anak yang stunting. kan ini tujuannya salah satunya juga untuk mencegah stunting. Ini upaya jangka penjang pemerintah daerah untuk menangani stunting,” jelasnya.
(Advetorial)






