Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Dinas Kesehatan Sulbar Ikuti Bimtek Aplikasi Web Monitoring Konvergensi Stunting di Bapperida

Dinas Kesehatan Bimtek Aplikasi Web Monitoring Konvergensi Stunting di Bapperida Sulbar. (ist.)

Mamuju, Katinting.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov Sulbar turut berpartisipasi dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Web Monitoring Pelaksanaan Konvergensi Stunting yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 4-5 Juni 2025, ini dilaksanakan di Ruang Rapat RPJMD Kantor Bapperida Sulbar.

Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparat pemerintah daerah dalam mengelola dan melaporkan pelaksanaan delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting, yang menjadi bagian dari amanat Kementerian Dalam Negeri. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, dengan dihadiri oleh perwakilan OPD Provinsi Sulbar, pemerintah kabupaten/kota, camat, serta operator puskesmas se-Sulawesi Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, Asran Masdy, dalam sambutannya menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan berbasis data. “Kolaborasi lintas sektor adalah kunci. Keberhasilan menurunkan stunting sangat bergantung pada komitmen pimpinan daerah, kualitas data, serta sinergi antara berbagai pihak yang terlibat,” ujar Asran Masdy.

Salah satu agenda penting dalam Bimtek ini adalah sosialisasi mengenai penandaan anggaran daerah tematik stunting. Materi yang disampaikan oleh Putri Anindy, S.STP, M.Si, selaku Perencana Ahli Muda, memberikan pemahaman teknis kepada peserta mengenai cara yang tepat untuk melakukan tagging anggaran stunting dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah, sehingga dapat terintegrasi dengan sistem pelaporan nasional.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemaparan teknis tentang mekanisme penggunaan Aplikasi Web Monitoring Kemendagri Aksi Konvergensi di tingkat kecamatan, yang disampaikan oleh Heriadi M, Tenaga Ahli LGCB ASR INEY. Materi ini mencakup alur input data, validasi, pelaporan, hingga proses monitoring berbasis dashboard digital, yang merupakan bagian dari strategi nasional untuk mempercepat penurunan stunting berbasis bukti.

Melalui kegiatan Bimtek ini, diharapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan seluruh pemangku kepentingan di tingkat kabupaten/kota dapat melaksanakan aksi konvergensi stunting secara lebih optimal, dengan dukungan data yang terintegrasi dan akurat. Upaya ini menjadi bagian integral dari pencapaian target nasional penurunan prevalensi stunting menjadi 14,4% pada tahun 2029 dan 5% pada tahun 2045, sesuai dengan RPJPN 2025–2045. (*)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat