Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Dari 20% ke 75%: Sekda Sulbar Minta Pejabat Mamasa Pacu Kepuasan Layanan Publik

Mamasa, Katinting.com — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, mendampingi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan jajaran Forkopimda dalam Retret Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten Mamasa. Kegiatan yang berlangsung di Kodim 1428 Mamasa, Jumat (21/11), ini diikuti 26 pejabat eselon II yang baru dilantik.

BACA JUGA: Sekprov Sulbar Dorong Mamasa Genjot Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sektor Unggulan

Junda Maulana menegaskan, retret ini menjadi momentum evaluasi diri dan kontemplasi untuk menentukan langkah perbaikan pemerintahan ke depan.

“Retret ini menjadi ruang merenung, melihat kondisi ideal yang ingin dicapai, mengetahui persoalan, lalu menyamakan persepsi untuk menyelesaikan masalah yang ada,” jelasnya.

Salah satu masalah krusial yang menjadi perhatian adalah tingkat kepuasan publik di Mamasa yang masih berada di angka 20 persen. Gubernur Sulbar menargetkan peningkatan minimal menjadi 75 persen melalui perbaikan kualitas pelayanan publik.

“Pejabat OPD yang baru dilantik harus berkolaborasi, tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri. Kuncinya adalah sinergi dan kepemimpinan yang kuat,” tegas Junda Maulana.

Junda menekankan pentingnya sinkronisasi program antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Visi “Mamasa Mamese” (Maju, Mandiri, Sejahtera) harus dijabarkan dalam kerja nyata yang selaras dengan program nasional dan provinsi.

Dari sisi ekonomi, pertumbuhan Kabupaten Mamasa pada triwulan pertama hanya 1 persen, namun menunjukkan indikasi kenaikan di triwulan keempat hingga mendekati 3 persen. Sektor pariwisata menjadi pendorong utama, dengan destinasi ‘negeri di atas awan’ yang sudah terbooking penuh hingga 5 Januari 2026.

Di balik perkembangan positif tersebut, angka kemiskinan di Mamasa masih sekitar 13 persen, jauh di atas target Provinsi Sulbar sebesar 5-6 persen. Percepatan penurunan kemiskinan melalui program lintas sektor menjadi fokus utama yang harus segera ditangani.

Pada sesi malam, Junda Maulana dijadwalkan memberikan materi terkait kepemimpinan, sinkronisasi program, serta langkah strategis mendukung 12 program strategis nasional plus program unggulan Provinsi Sulbar, PASTIPADU.

“Kita berharap melalui kegiatan ini akan terbangun kolaborasi dan sinergi yang lebih kuat, guna mempercepat pencapaian target pembangunan dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (*)

 

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat