
Mamuju, Katinting.com – Guna mengetahui kondisi lingkungan, ekonomi dan sosial masyarakatnya, Bupati Mamuju beserta jajarannya, melakukan kunjungan di Kelurahan Binanga, Kabupaten Mamuju, pada Senin sore (12/11).
Pada kunjungannya di Kelurahan Binanga, Habsi Wahid mengatakan kondisi masyarakat masih ada yang berpenghasilan dibawa rata-rata. Itu terlihat dari kondisi rumah dan pekerjaan masyarakat. “Saya melihat secara langsung apa benar atau tidak. Dan ternyata memang masih perlu kita memberikan pemberdayaan. Supaya mereka bisa hidup layak seperti masyarakat yang lain,” ujar Habsi saat diwawancarai Katinting.com.
Saat melakukan kunjungan, Habsi memang terlihat beberapa kali melakukan komunikasi dengan beberapa masyarakat setempat. Olehnya itu, dirinya juga mengaku telah mengetahui apa yang harus ia lakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Saya sudah punya data tentang kondisi masyarakat yang ada disini,” ungkapnya.
Habsi juga mengatakan kunjungan-kunjungan seperti tersebut akan lebih intens lagi dilakukan guna bersentuhan langsung dengan masyarakat, disetiap daerah di Kabupaten Mamuju.
“Intinya saya turun, disamping memang melihat kondisi lingkungan yang ada, dan yang paling penting melihat masyarakat yang di bawa, bagaimana sesungguhnya tingkat kehidupan masyarakat kita,” jelasnya.
Selain itu, pada kunjungannya Bupati Mamuju terlebih dahulu membagi-bagikan tempat sampah dan bibit mangga kepada masyarakat. “Kita ingin sukseskan Mamuju Mappaccing, makanya kita bagi kepada masyarakat. Kita juga sosialisasi kepada masyarakat supaya jangan sembarang membuang sampah,” ujarnya.
Kemudian mangga, saya kita lingkungan kita mau perbaiki, paling tidak satu rumah, satu pohon mangga sekaligus juga gerakan masyarakat hidup sehat juga bisa kita capai untuk makan buah setiap hari, tambahnya.
Saat berada di Binanga, Habsi prihatin dengan kondisi saluran air yang sudah tidak mengalir lagi airnya dan dipenuhi oleh sampah-sampah, serta menimbulkan bau tak sedap.
Iapun meminta kepada Kepala Bidang Dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk segera memikirkan langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki saluran air tersebut.
Menurut pengakuan Lurah Binanga, Irham S. SE. M,Si, tersumbatnya saluran air tersebut dikarenakan masyarakat setempat melakukan pembuangan sampah di saluran air.
“Besar harapan kami terhadap kunjungan yang dilakukan oleh Bupati, agar dapat memperhatikan aspirasi-aspirasi masyarakat kami. Khususnya terkait perbaikan saluran air yang ada disini, yang akhir-akhir beralih fungsi menjadi tempat pembuangan sampah,” aku Irham.
Selain itu, dirinya juga mengapresiasi kunjungan Bupati Mamuju, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Pak Bupati melihat, merasakan bagaimana situasi dan kondisi masyarakat kami secara langsung. Kami apresiasi apa yang dilakukan Pak Bupati karena ingin langsung berinteraksi dengan masyarakat,” katanya.
Selain itu, untuk mendukung program-program pemerintah, Lurah Binanga ini juga berharap kepada masyarakatnya untuk mengambil berperan membantu program pemerintah.
“Harapan saya ke masyarakat, dari kunjungan ini kita belajar bahwa pemerintah itu memperhatikan kita. Nah, masyarakat juga harus mengambil peran dengan kunjungan ini, dengan cara membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan lingkungan, menjaga ketertiban masyarakat dan sebagainya,” harapnya.
“Nah saya kira setiap dari kita baik pemerintah maupun masyarakat itu punya peran dalam hal memperbaiki daerah ini,” tutup Irham.
(ADV/Zulkifli/Anhar)






