Pasangkayu, Katinting.com – Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa santai menanggapi pernyataan Budiansa yang minta segera diganti.
Sebelumnya, sejumlah media menulis soal keinginan kadis PUPR Pasangkayu itu maju calon pada pilkada 2024 mendatang.
Yaumil menyampaikan kepada media, Jumat, 23 September 2022, bakal merotasi kepala OPD yang dinilai tidak profesional dan tidak maksimal menjalankan tugas.
“Semua yang tidak profesional dan tidak bertanggungjawab, berpotensi digeser. Bukan hanya kadis PUPR,” tegas mantan ketua DPRD Pasangkayu itu.
Lanjut dia, proses pergantian punya tahapan dan berdasarkan regulasi yang ada serta hasil evaluasi kinerja yang rutin dilakukan pertriwulan dan persemester.
“Kalau dia (Budiansa) minta diganti, kita akan ganti. Tapi ada tahapanya. Dan, itu sudah berporses. Bukan hanya kadis PUPR saja, beberapa OPD lain yang dinilai tidak maksimal, sudah jarang berkantor dan sebagainya,” tambah Yaumil.
Pergeseran jabatan jabatan kepala OPD, itu tambah Yaumil, demi memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Dan, demi percepatan realisasi visi dan misinya bersama wakil bupati Herny Agus.
“Seorang kepala OPD, harus mampu bekerja profesional. Karena ada aturan yang mengikat dia. Kepala OPD harus hadir dalam undangan rapat-rapat baik yang digelar oleh pemkab maupun DPRD. Kalau tidak hadir, bagaimana?,” sindir Bupati Pasangkayu itu.
Sindiran bupati itu diduga mengarah kepada Budiasa yang jarang hadir pada undangan rapat di DPRD bahkan tingkat paripurna.
Beberapa waktu lalu, Bupati Pasangkayu secara tegas menyampaikan kepada forum paripurna DPRD agar para kepala OPD hadir setiap undangan di kantor DPRD Pasangkayu.
Nur/Ham






