
Mamuju, Katinting.com – Pemprov Sulbar, melalui Biro Umum menghadirkan tongkrongan baru di Sulbar, khususnya di Mamuju dengan konsep alam terbuka, yang diberi nama Marasa Corner.
Lokasi yang dulunya merupakan lahan kosong, dipenuhi tumbuhan rumput serta terabaikan kini disulap menjadi taman yang indah dengan sejumlah hiasan warna warni. Seperti payung yang digantung di jalur masuk, puluhan lampion yang digantung dipemohonan, serta tangga menuju lokasi juga diberikan sentuhan warna beragam.
Namun bagi pengunjung yang datang, harus tetap menerapkan protokol kesehatan menjaga jarak dan menggunakan masker serta melakukan cuci tangan sebelum masuk kearea tersebut. Hal tersebut guna menghindari dan mencegah penyebaran covid-19.
Konsep yang baru pertama diterapkan di kabupaten Mamuju menambah daya tarik warga berkunjug tempat tersebut, apalagi ditempat tersebut disediakan tempat bersantai berbagi bentuk mulai dari bentuk bagunan segitiga, bentuk kubah bahkan jika pengunjung ini duduk di bawah pohon yang rindang pihak pengelolah juga menyiapkan .
Jika pengunjung ingin menikmati makanan dan minuman dikala bersantai pengelolah juga menyiapkan sejumlah lapak ditempat tersebut.
Kawasan tersebut baru saja dibuka oleh Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar. Ia memberikan apresiasi tinggi dengan adanya Marasa corener tersebut.
Ali Baal berharap sejumlah fasilitas tambahan, seperti taman ikan dan kelengakapan taman bermain anak-anak bisa segera dilengkapi sehingga tempat tersebut bisa menjadi salah satu alternatif wisata baru di Sulbar.
Ansar Malle Kabag Kerumahtanggaan Biro Umum Dan Perlengkapan Pemprov Sulbar, mengatakan, untuk sementara pihaknya memfokuskan tempat tersebut untuk memerikan kenyamanan kepada seluruh ASN dalam bekerja dengan menghadirkan ditengah tengah kantor tempat wisata baru sebagai bentuk program jangka pendek .
“Untuk program jangka panjang, akan berencana mengusulkan ada peraturan Pergub pengelolaan tempat tersebut sehingga biasa menghasilkan tambahan PAD bagi Pemprov Sulbar” ungkap Ansar malle Selasa (1/12)
Untuk saat ini tempat tersebut tidak terlalu dibuka untuk umum namun bagi warga yang igin berkunjung dan menikmati tempat tersebut diberikan batasan hingga jam 21 malam.
(Syarifuddin)






