Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Arham Bustaman Tinjau Bendungan dan Jembatan Rusak di Pangiang, Warga Harap Perbaikan Segera

Pasangkayu, Katinting.com – Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu dari Partai NasDem, Arham Bustaman, turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi bendungan persawahan dan jembatan penghubung antara Desa Pangiang dan Desa Polewali, Kamis (31/7). Kunjungan ini dilakukan menyusul keluhan warga terhadap kondisi infrastruktur yang dinilai sudah tidak layak dan membahayakan.

Dalam peninjauan tersebut, Arham didampingi oleh perwakilan dari Dinas PUPR, Bappeda Litbang Kabupaten Pasangkayu, serta Kepala Desa Pangiang. Mereka bersama-sama mengecek kondisi bendungan yang berfungsi sebagai pembagi air ke area persawahan warga, serta jembatan kayu yang menjadi akses utama bagi masyarakat setempat.

Menurut Arham, kondisi bendungan saat ini sangat memprihatinkan dan berpotensi mengganggu musim tanam mendatang jika tidak segera dilakukan perbaikan.

“Bendungan ini vital bagi pertanian warga. Jika rusak dan dibiarkan, suplai air ke sawah akan terganggu dan berdampak pada hasil panen. Ini perlu perhatian serius,” tegas Arham.

Selain bendungan, Arham juga menyoroti kondisi jembatan kayu yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi warga. Ia menyebut jembatan tersebut sudah tidak layak digunakan karena lantainya lapuk dan rawan membahayakan keselamatan warga.

“Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan. Jembatan ini menjadi penghubung utama, terutama bagi petani dan pekebun. Harus ada solusi konkret,” tambahnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap konstituen, Arham berharap hasil dari peninjauan ini dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, baik melalui perencanaan teknis maupun penganggaran oleh instansi terkait.

“Semoga dengan melihat langsung kondisi di lapangan, kita bisa segera bergerak. Masyarakat butuh solusi nyata, bukan janji,” pungkas Arham.

Kehadiran wakil rakyat ini diharapkan menjadi titik awal bagi percepatan perbaikan infrastruktur krusial di wilayah pedesaan, demi mendukung produktivitas pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat. (*/Zulkifli)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat