Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Antisipasi Pemotongan Dana Transfer, Bapperida Sulbar Kerahkan Perencana Siapkan Anggaran 2026

Mamuju, Katinting.com  Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat, Darwis Damir, memimpin langsung supervisi persiapan perencanaan pembangunan tahun 2026. Kegiatan yang melibatkan Pejabat Fungsional Perencana ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, untuk memastikan arah pembangunan tahun depan tetap tepat sasaran.

Baca juga; Bapperida Sulbar Gelar Monev Infrastruktur, Kawal Program Prioritas Gubernur

Supervisi ini bertujuan menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dengan kebutuhan masyarakat, visi-misi Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga, program prioritas nasional, serta hasil kunjungan kerja Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, ke sejumlah kementerian/lembaga di Jakarta beberapa waktu lalu.

Darwis Damir, dalam rilisnya pada Senin (29/09), mengungkapkan keberhasilan kunjungan kerja Gubernur. “Atas komando Bapak Gubernur yang didampingi Kepala Bapperida dan sejumlah Kepala OPD, hanya dalam dua hari kerja, kami berhasil membawa komitmen anggaran lebih dari Rp1 triliun dari APBN untuk Sulawesi Barat,” jelasnya.

Dana tersebut, menurut Darwis, akan dialokasikan untuk sektor kritikal seperti Kesehatan, Pendidikan, Sosial, dan digitalisasi layanan publik.

Lebih lanjut Darwis menegaskan, supervisi ini penting untuk menjaga koherensi perencanaan. “Ini untuk memastikan keselarasan dan efektivitas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) nasional serta visi-misi Pemprov Sulbar,” tuturnya.

Di sisi lain, Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, memberikan tugas khusus kepada Sekretaris Darwis Damir untuk menyiapkan laporan kepada Gubernur. Langkah ini merupakan bentuk antisipasi strategis terhadap dampak pengurangan alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) pada tahun 2026.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh program dan kegiatan yang diusulkan Perangkat Daerah tetap berkontribusi pada pencapaian indikator makro dan kinerja prioritas pembangunan, meski dalam kondisi transfer ke daerah yang diprediksi berkurang,” tegas Junda.

Kegiatan supervisi tersebut dihadiri secara langsung oleh Pejabat Fungsional Perencana pada bidang PPEPD, Angga Tirta Wijaya dan Farid Fadal. (*/Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat