
Mamuju, Katinting.com – Puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Sulbar, menggelar aksi unjuk rasa di Anjungan Pantai Manakarra, Jl Yos Sudarso Mamuju, Selasa (1/12) sore tadi.
Aksi itu dalam rangka menolak Front Pembela Islam (FPI) ada di Sulbar dan menolak rencanan kedatangan Rizieq Shihab di Kabupaten Polewali Mandar (Polman).
Dalam aksi tersebut ada beberapa poin yang disampaikan; menolak segala paham dan gerakan radikal yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Sulbar yang malaqbiq.
Menolak segala bentuk ujaran kebencian fitnah, adu domba, serta kata-kata yang bertentangan dengan etika, nilai budaya dan norma yang berlaku.
Menolak orang yang mengatasnamakan agama tetapi selalu menyampaikan caci maki dan ujaran kebencian masuk ke wilayah Sulbar.
Koordinator lapangan (korlap) Sang Iswar Pranata dalam orasinya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Sulbar untuk menolak ajaran-ajaran organisasi yang ingin menyebarkan segala bentuk provokasi di wilayah Sulbar
“Telah tersebar di media sosial yang mana adanya video propaganda yang dapat memecah belah Persatuan oleh karena itu masyarakat Mamuju diharapkan untuk menolak dan tidak merespon kelompok yang dapat memecah belah Persatuan khususnya masyarakat Mamuju dimana masyarakat Mamuju hingga saat ini dalam keadaan aman dan damai dalam beragama,” ungkap Iswar dalam orasinya.
“Sangat jelas dalam poin-poin Pancasila kita semua bersatu dari berbagai macam agama dan suku bangsa,” sambung Iswar.
(nas/Zul)






