Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Bapperida Sulbar Tanam Benih Ketahanan Pangan Lokal 2025-2029

Mamuju, Katinting.com – Bapperida Sulawesi Barat fasilitasi bimbingan teknis penyusunan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal (RADPG-BPSDL) 2025–2029, secara hybrid, Rabu (6/5/2026). Dari Ruang Rapat RPJMD Bapperida dan Zoom, inisiatif Gubernur Suhardi Duka ini kuatkan ketahanan pangan, tekan stunting, serta hidupkan ekonomi dari akar pangan lokal seperti jagung dan ubi Sulbar.

Peserta: Kepala Bapperida Drs. Amujib, M.M., Kepala Bidang Perekonomian-SDA Elmarhamah Mahmud, narasumber Kementerian PPN/Bappenas, kelompok kerja RAD, serta staf.

Elmarhamah tekankan, RADPG jadi panduan lestari ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan bergizi.

“Peserta petakan data pendukung, jenis pangan lokal, sumbernya, masalah utama, hingga kertas kerja,” katanya.

Amujib perkuat RAD dukung swasembada nasional, jawab kemiskinan, pengangguran, stunting, IPM.

“Pangan fondasi segalanya. Anak gizi buruk tak berkembang. Dokumen ini harus data-driven, berpijak potensi Sulbar,” tegasnya.

Ia imbau perangkat daerah agar menyiapkan data valid, proses serius agar rencana lahir nyata di lapangan.

Fasilitator Bappenas uraikan enam tahap, profil wilayah, kondisi pangan-gizi, potensi lokal, tantangan, respons iklim. Bapperida pimpin, fasilitasi operator daerah.

Selaras visi Gubernur Suhardi Duka, RAD buka peluang produksi pangan endemik—inclusif tumbuhkan ekonomi, basmi pengangguran, angkat kesejahteraan.

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat