Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Inflasi Terkendali, Daya Beli Terjaga: Mamuju Tengah Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Lewat HLM TPID 2026

Wabup Mamuju Tengah, Askary. (*)

Mamuju Tengah, Katinting.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pada 23 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan laju inflasi di daerah.

Pertemuan yang berlangsung di Mamuju Tengah ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), serta sejumlah pimpinan perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait. Forum ini menjadi wadah koordinasi lintas sektor untuk merumuskan kebijakan yang selaras dalam pengendalian inflasi daerah.

Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Askary, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa HLM TPID merupakan instrumen penting untuk memastikan sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta pelaku distribusi dalam menjaga kestabilan harga. Ia menekankan perlunya langkah konkret dan terukur menghadapi dinamika kenaikan harga bahan pokok yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan data Indeks Perkembangan Harga (IPH), Kabupaten Mamuju Tengah mengalami tren kenaikan sejak awal Maret 2026. Sebelumnya, pada Januari hingga Februari, indeks masih berada pada posisi negatif. Hingga saat ini, IPH tercatat mencapai 2,90 persen. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan signifikan antara lain daging ayam ras, bawang merah, dan minyak goreng. Kondisi ini dinilai berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.

Sebagai upaya pengendalian, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah bersama TPID mendorong sejumlah strategi. Di antaranya penguatan rantai pasok, optimalisasi produksi lokal, serta penyusunan regulasi terkait pemanfaatan Belanja Tidak Terduga (BTT) guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah juga mengapresiasi dukungan Bank Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat. Sinergi dan kolaborasi lintas sektor diharapkan terus ditingkatkan untuk menjaga inflasi tetap terkendali serta mendukung kesejahteraan masyarakat. (*/AR)

 

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat