Mamuju, Katinting.com – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Barat berlangsung di Aula Merasa Korner Pemprov Sulbar, Jumat, 17 April 2026.
Kegiatan ini dihadiri pengurus Kwarda Sulbar, para utusan Kwartir Cabang (Kwarcab) Polewali Mandar, Kwarcab Mamuju, Kwarcab Pasangkayu, Kwarcab Mamasa, Kwarcab Mamuju Tengah, dan Kwarcab Majene.
Dalam sambutannya, Ketua Kwarda Sulbar, Dr. H. St. Suraidah Suhardi, menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka harus bisa membangun kepemimpinan unggul, inklusif dan adaptif di era Digital. Sebagai anggota Gerakan Pramuka, harus memberikan kontribusi besar untuk kemajuan daerah, khususnya bangsa dan negara.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sedang menjalankan sejumlah program yang menjadi tantangan bersama, seperti penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), Stunting dan Gerakan Sulbar Mandarras (Gerakan literasi).
“Kita ingin terlibat dan hal itu telah kami komunikasikan dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulbar, untuk bisa berkontribusi dengan program pemerintah. Dan karena keterbatasan anggaran, kita membuka ruang kolaborasi dengan siapapun untuk kemajuan Pramuka,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ketua Kwarda Sulbar, Suraidah Suhardi, menekankan untuk lebih menertibkan gerakan Pramuka, terutama Saka (Satuan Karya), yang mendapatkan banyak masukan atas keluhan di sekolah-sekolah, sehingga harus direspon cepat untuk perbaikan.
Pada kesempatan ini, juga diserahkan dua SK Karateker Kwarcab Mamasa oleh H. Sudirman, yang juga Wakil Bupati Mamasa, dan Karateker Kwarcab Polman oleh Fariruddin. (*/AR)






