Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Muh. Dasri Dukung Penuh Festival Sipamandaq: “Ini Bentuk Nyata Jaga Identitas Kita”

Muh. Dasri saat menunggang Sayyang Pattudu.(*)

Pasangkayu, Katinting.com – Kerukunan Keluarga Besar Mandar (KKBM) di Desa Motu, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu sukses menggelar Festival dan Gathering bertajuk “Explore Kemilau Seni Sipamandaq”, sebuah hajatan yang bertujuan menjaga warisan leluhur tetap hidup di tengah masyarakat.

BACA JUGA: Optimisme SDK di Tengah Anggaran Tipis, Panca Daya Tak Direm

Acara yang dihadiri ratusan warga dan sejumlah tokoh masyarakat ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga panggung ekspresi seni dan budaya Mandar yang autentik. Berbagai pertunjukan khas Mandar memeriahkan festival, menarik perhatian warga dari berbagai desa seperti kuda menari atau disebut sayyang pattudu.

Kehadiran anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu, Muh. Dasri dari Fraksi Partai NasDem, menambah pentingnya acara ini. Dalam sambutannya, Dasri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif Kerukunan Keluarga Besar Mandar.

“Ini adalah bentuk nyata pelestarian budaya yang patut didukung. Budaya Mandar adalah identitas kita, kekayaan yang tak ternilai. Saya mendorong kegiatan seperti ini terus dilakukan dan akan mendukung upaya-upaya pelestarian budaya melalui fungsi legislatif,” ujar Dasri di tengah-tengah acara.

Lanjut kata Dasri, berharap ditengah arus globalisasi dan era digital, generasi masa kini dan yang akan datang agar tidak kehilangan akar budayanya. Melalui festival ini mari kita sama-sama mengeksplorasi dan menunjukkan kepada khalayak bahwa seni dan tradisi Sipamandaq masih bersinar, paparnya.

Dasri juga berharap festival ini menjadi agenda rutin yang tidak hanya memperkuat tali persaudaraan keluarga besar Mandar di Pasangkayu, tetapi juga menjadi destinasi wisata budaya yang mampu mendongkrak perekonomian lokal, kuncinya. (*/Anhar)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat