Pasangkayu, Katinting.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai NasDem ke-14, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Pasangkayu menggelar serangkaian kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting partai.
Acara berlangsung meriah di Jalan Sultan Hasanuddin, Kabupaten Pasangkayu, pada Sabtu (8/11/).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD Partai NasDem Pasangkayu Muh. Dasri, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasangkayu H. Hariman Ibrahim, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat Andi Muhammad Qusyairy, Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu Robin Chandra Hidayat, serta seluruh pengurus dan kader Partai NasDem Kabupaten Pasangkayu.
Dalam sambutannya, Muh. Dasri menyampaikan bahwa Partai NasDem terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat melalui program-program nyata yang bermanfaat. Salah satunya adalah Rumah Aspirasi dan Rumah Singgah, yang menjadi sarana menampung aspirasi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara partai dan rakyat Pasangkayu.
“Partai NasDem di Pasangkayu adalah yang pertama memiliki Rumah Aspirasi dan Rumah Singgah. Ini adalah bukti komitmen kami untuk selalu dekat dengan masyarakat dan menjadi jembatan dalam menyampaikan aspirasi mereka,” ujar Muh. Dasri.
Selain kegiatan sosial dan politik, perayaan HUT kali ini juga dirangkaikan dengan Turnamen Domino Restorasi Cup, yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan.
Menurut Muh. Dasri, permainan domino tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga melatih strategi dan konsentrasi seperti halnya catur.
“Domino adalah olahraga otak yang dapat memperkuat silaturahmi dan sportivitas. Melalui Restorasi Cup ini, kami ingin menghidupkan semangat kebersamaan masyarakat Pasangkayu,” tambahnya.
Turnamen Domino Restorasi Cup resmi dibuka oleh Ketua DPD NasDem Pasangkayu, disambut dengan antusias oleh para peserta dan tamu undangan.
Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp30 juta, yang diharapkan menjadi motivasi bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Kegiatan HUT Partai NasDem Pasangkayu tahun ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga simbol kebersamaan, inovasi, dan semangat restorasi untuk kemajuan masyarakat Pasangkayu. (*)






