Katinting.com, Bontang – Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, keamanan digital menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto, mengajak seluruh ASN untuk meningkatkan literasi digital, terutama dalam penggunaan perangkat pribadi dan aplikasi layanan kepegawaian.
Menurut Sudi, banyak kasus peretasan berawal dari kebiasaan sederhana yang kurang diperhatikan, seperti menyimpan kata sandi di ponsel atau mengklik tautan yang tidak jelas sumbernya.
“Perlindungan sistem sudah kami lakukan. Tapi perlindungan diri oleh masing-masing pengguna juga sangat penting,” jelasnya, Rabu (5/11/2025).
Ia mengimbau agar ASN:
- Menggunakan kata sandi yang kuat
- Mengaktifkan autentikasi dua faktor
Menghindari pemasangan aplikasi sembarangan
- Tidak meminjamkan akses akun ke orang lain
- Rutin memperbarui sistem dan aplikasi
BKPSDM bersama Diskominfo juga rutin melaksanakan pelatihan keamanan digital untuk admin data perangkat daerah. Pelatihan ini bertujuan memperkuat pemahaman tentang ancaman siber agar seluruh pegawai lebih siap menghadapi risiko digital.
“Kami ingin semua ASN tidak hanya melek teknologi, tapi juga mampu menjaga keamanan diri di dunia digital,” terangnya.
Upaya ini sejalan dengan transformasi birokrasi digital yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan keamanan dalam pelayanan publik. (Re)






