Mamuju, Katinting.com – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini di Sulawesi Barat (Suulbar) berlangsung khidmat dengan tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”. Upacara yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Gubernur, Rabu (1/10), dihadiri oleh seluruh jajaran Pemrov Sulbar, termasuk Direktur RSUD Sulbar, dr. Hj. Marintani Erna Dochri, beserta civitas manajemen rumah sakit.
BACA JUGA: Direktur RSUD Sulbar Hadiri Rapat Kerja Strategis Pemprov, Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan
Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), bertindak sebagai Pembina Upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan, terutama di tengah tantangan globalisasi dan dinamika sosial.
“Pancasila bukan hanya sekadar simbol, tetapi jiwa dan karakter bangsa yang harus terus kita hidupkan dalam pikiran, tutur kata, dan perbuatan sehari-hari. Inilah yang akan memperkuat persatuan kita menuju Indonesia Raya,” pesan Gubernur Suhardi Duka.
Momen simbolis dalam upacara tersebut adalah penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada 39 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Para penerima yang terdiri dari tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Kehadiran jajaran RSUD Sulbar dalam upacara ini menunjukkan komitmen sektor kesehatan dalam mendukung semangat kebangsaan.
dr. Hj. Marintani Erna Dochri menegaskan, “Sebagai tenaga kesehatan, kami juga mengabdi dengan semangat Pancasila, melayani dengan keadilan dan kemanusiaan yang adil dan beradab.”
Lanjut direktur RSUD Sulbar, dr. Hj. Marintani Erna Dochri menyampaikan, upacara ini tidak hanya menjadi refleksi historis, tetapi juga penguatan komitmen bersama untuk menjadikan Pancasila sebagai pemandu arah pembangunan Sulawesi Barat dan Indonesia secara keseluruhan. (*)






