Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Dari Laut ke Parlemen: Kisah Hariman, Nelayan Tangguh yang Jadi Pimpinan DPRD Pasangkayu

H. Hariman Ibrahim, Wakil Ketua DPRD Pasangkayu. (*)

Pasangkayu, Katinting.com – Sosok H. Hariman Ibrahim kini menjadi perbincangan hangat di masyarakat Pasangkayu. Politisi Partai NasDem ini berhasil mencuri perhatian, bukan hanya karena ia wajah baru di parlemen, melainkan juga karena latar belakang hidupnya yang inspiratif.

BACA JUGA: Uji Komitmen 54 Pejabat Baru: Bupati Pasangkayu Minta Birokrasi yang Cepat dan Inovatif

Dari seorang nelayan sukses, Hariman kini menduduki posisi sebagai unsur pimpinan DPRD Pasangkayu. Ia tumbuh besar di pesisir laut Vovasanggayu, bergaul dengan para nelayan dan mengais rezeki dari berbagai sumber. Sejak muda, ia telah dikenal sebagai pribadi yang mandiri dan tangguh dalam berusaha.

Pria kelahiran Pasangkayu, 15 Mei 1968, ini merupakan putra keempat dari sepuluh bersaudara, buah hati pasangan H. Ibrahim dan Hj. Salma. Dibesarkan di lingkungan pesisir, Hariman sejak muda sudah terbiasa hidup mandiri dan bersentuhan langsung dengan dunia laut.

Sebelum terjun ke politik, Hariman dikenal sebagai nelayan tangguh. Ia tidak hanya melaut sendiri, tetapi juga memiliki tiga kapal pancing pribadi dan mengelola pangkalan ikan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat sekitar. Dari sinilah ia dikenal sangat bersahabat dengan rakyat. Sosoknya yang sederhana, apa adanya, dan mudah bergaul mampu menarik banyak kolega dan disegani di dunia usaha yang digelutinya.

Usaha yang dibangunnya dari nol menjadi bukti ketekunan dan kerja kerasnya selama puluhan tahun. Kesuksesan itu membuat Hariman dihormati karena sikapnya yang merakyat. Ia dikenal sederhana, mudah ditemui, dan tak segan membantu warga sekitar.

Langkah Hariman menuju politik berawal dari dorongan keluarga dan orang-orang terdekat. Karena merasa terpanggil untuk berbuat lebih banyak bagi masyarakat, ia pun memilih Partai NasDem sebagai kendaraan politiknya.

Pilihan itu terbukti tepat. Pada Pemilu Legislatif 2024, Hariman meraih 1.736 suara, sebuah angka yang besar bagi seorang pendatang baru. Kepercayaan publik itu langsung berbuah manis. Begitu dilantik sebagai anggota DPRD Pasangkayu periode 2024–2029, ia dipercaya menempati kursi unsur pimpinan dewan sebagai Wakil Ketua DPRD Pasangkayu. Sebuah capaian luar biasa bagi seseorang yang baru pertama kali masuk dunia politik.

Meski kini menjabat di posisi penting, sikap Hariman tidak berubah. Ia tetap sederhana dan merakyat. Ia kerap turun ke lapangan, menyapa warga, mendengarkan aspirasi, bahkan menyalurkan bantuan sesuai kemampuannya.

Dalam perjuangannya, ia mengakui masih ada kendala, terutama terkait efisiensi anggaran yang menghambat sejumlah pembangunan. Namun, hal itu tidak membuatnya berhenti berbuat. Ia terus belajar dan berusaha meski dengan segala keterbatasan.

“Saya tidak ingin jabatan menjauhkan saya dari masyarakat. Justru ini adalah kesempatan untuk lebih banyak membantu,” ujarnya kepada Katinting.com saat ditemui di salah satu warung kopi di Pasangkayu.

Sosok yang akrab disapa Hajiriman ini memiliki komitmen yang jelas, memperjuangkan kepentingan nelayan, petani, dan kelompok ekonomi kecil lainnya. Baginya, politik harus menjadi alat perubahan, bukan sekadar panggung kekuasaan, apalagi sekadar pencitraan.

Kehadiran H. Hariman Ibrahim di DPRD Pasangkayu memberi warna baru dalam politik lokal. Ia membuktikan bahwa seorang pemimpin tidak harus lahir dari kalangan elite birokrasi atau politikus kawakan, melainkan bisa datang dari rakyat biasa yang bekerja keras dan mengerti kebutuhan masyarakat.

Dari laut ke lembaga legislatif, dari nelayan ke pemimpin rakyat, kisah H. Hariman Ibrahim adalah bukti nyata bahwa harapan itu masih hidup. (Udi/Anhar)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat