Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Wali Kota Bontang Siap Tindaklanjuti Keluhan SMPN 3 Soal Truk Industri

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Istimewa)

Katinting.com, Bontang – Lalu-lalang truk bermuatan besar di sekitar lingkungan SMPN 3 Bontang mendapat sorotan serius. Aktivitas kendaraan industri yang melintas bahkan parkir di depan akses masuk sekolah dinilai membahayakan keselamatan siswa, terutama saat jam masuk dan pulang.

Keluhan ini akhirnya sampai ke telinga Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Ia merespons cepat dan menegaskan komitmennya untuk melindungi para pelajar.

“Ini akan segera kami koordinasikan dengan pihak terkait, termasuk industri-industri di kawasan itu. Kita akan bersurat secara resmi agar aktivitas kendaraan berat dihentikan sementara di jam-jam sibuk sekolah,” ujarnya, Rabu (30/7/2025).

Ia memastikan bahwa pemerintah kota tidak akan tinggal diam melihat potensi ancaman terhadap keselamatan generasi muda.

“Kita harus jaga anak-anak kita. Mereka sedang menempuh pendidikan, jadi keselamatannya harus jadi prioritas,” tuturnya.

Kondisi ini memang bukan hal baru. Kepala SMPN 3 Bontang, Mukono, menyampaikan bahwa sekolah yang berada di Jalan Pelabuhan III itu berada di tengah-tengah kawasan industri. Truk-truk besar kerap melintas dan bahkan terparkir di depan gerbang sekolah.

“Sudah sering kami sampaikan ke Pak RT dan komite sekolah. Tapi kami tidak punya kewenangan lebih. Kami hanya bisa mengingatkan siswa agar hati-hati,” ungkap Mukono.

Ia menilai jam masuk dan pulang sekolah adalah waktu paling rawan, di mana lalu lintas padat dan kendaraan besar berisiko membahayakan siswa dan orang tua yang menjemput.

“Kalau anak-anak sudah berada di dalam, risikonya mungkin kecil. Tapi di luar itu, kami sangat khawatir,” katanya.

Mukono pun berharap ada langkah nyata dari Pemkot atau DPRD, setidaknya dengan meninjau langsung situasi di lapangan.

“Kami ingin ada yang datang melihat langsung. Ini bukan sekadar soal ketertiban lalu lintas, tapi menyangkut keselamatan anak-anak kami,” tegasnya.

Langkah cepat Wali Kota Neni diharapkan menjadi awal dari solusi nyata bagi lingkungan pendidikan yang lebih aman dan nyaman di Bontang. (Re)

Share: