Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Bontang Siapkan Pelatihan Las Bawah Laut, Tiket Kerja Bergaji Tinggi untuk Anak Muda

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni

Katinting.com, Bontang – Peluang kerja bergaji tinggi segera terbuka bagi pemuda-pemudi Bontang. Pemerintah Kota Bontang tengah mematangkan rencana pelatihan kerja spesialisasi underwater welding alias las bawah laut, bidang langka yang banyak diburu industri namun minim tenaga tersertifikasi.

Pelatihan ini digagas Pemkot Bontang bersama Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalimantan Timur. Sebagai langkah awal, lahan milik pemkot akan dihibahkan untuk pembangunan fasilitas pelatihan tersebut, termasuk kolam khusus praktik las bawah air.

“Ini peluang langka yang harus kita kejar. Las bawah laut ini salah satu bidang kerja bergaji tinggi dan belum ada pusat pelatihannya di Kalimantan,” tegas Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, Selasa (22/7/2025).

Profesi tersebut memang tak main-main. Meski risikonya tinggi, pendapatannya sangat menggiurkan. Seorang welder bawah laut bisa digaji hingga Rp5 juta hanya dalam dua jam kerja. Namun saat ini, jumlah tenaga bersertifikasi masih sangat minim, terutama di Kalimantan.

“Kami tidak ingin anak-anak muda Bontang hanya jadi penonton. Kita ingin mereka bisa bersaing di pasar tenaga kerja yang butuh keahlian khusus,” lanjut dia.

Kolam pelatihan las bawah laut itu nantinya akan menjadi fasilitas pertama di Kalimantan, bahkan bisa jadi satu-satunya di Indonesia. Pemerintah menargetkan program ini bisa mencetak SDM unggul yang tidak hanya diserap di industri dalam negeri, tapi juga berpeluang menembus pasar global.

“Sertifikasinya bisa digunakan hingga ke luar negeri. Kita ingin Bontang punya SDM yang siap di level itu,” ungkapnya.

Program ini juga diharapkan menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk mengatasi pengangguran dan memperkuat ekonomi masyarakat. Pemkot optimistis, ketika fasilitas ini rampung, anak-anak muda Bontang akan punya lebih banyak pilihan masa depan.

“Pemerintah sudah siapkan jalannya. Tinggal masyarakatnya mau ikut berkembang atau tidak,” tutupnga. (Re)

Share: