Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Dari Desa Cantik hingga Satu Data: Mamasa Perkuat Dasar Perencanaan Pembangunan

Mamasa, katinting.com – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menekankan pentingnya integrasi data sektoral sebagai fondasi perencanaan pembangunan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pembinaan Statistik Sektoral dan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Aula Hotel Sajojo Mamasa, Kamis (31/07).

“Tanpa data yang akurat, mustahil kita menyusun perencanaan, implementasi, dan evaluasi pembangunan dengan tepat,” tegas Welem. Ia mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkolaborasi mewujudkan program Satu Data, sebagaimana dicanangkan pemerintah pusat.

“Setiap koordinasi dengan pusat, yang pertama ditanya adalah data. Jika tidak ada, kita akan kesulitan memaparkan kebutuhan pembangunan,” ujarnya.

Bupati juga meminta Badan Pusat Statistik (BPS) Mamasa melakukan pengukuran terhadap perencanaan pembangunan dan respons masyarakat terhadap pelayanan pemerintah.

Kepala BPS Mamasa, Aan Setyawan, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memperkuat akurasi data sektoral sebagai dasar pembangunan. Salah satu fokusnya adalah pengukuhan Desa Cantik, yang diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan data desa.

“Data desa yang rapi menjadi landasan pengembangan SDM masyarakat” kata Aan.

Ia memberi contoh, kebutuhan 97 ton gas elpiji per tahun dan 18.000 ton beras di Mamasa harus menjadi acuan dinas terkait dalam menyusun proposal. Namun, tantangan terbesar saat ini adalah sumber data yang masih terfragmentasi antar-OPD.

“Pembangunan itu mahal, tetapi pembangunan tanpa data yang tepat akan jauh lebih mahal lagi,” pungkasnya. (Saldi/Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat