Katinting.com, Bontang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang kembali melakukan pemantauan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (11/3/2025), di Kelurahan Kanaan dan Kelurahan Satimpo.
Kegiatan rutin ini rutin dilaksanakan BPBD Kota Bontang dalam seminggu sebanyak dua kali. Hal ini dilakukan guna memastikan tidak ada potensi karhutla yang terjadi ataupun keberadaan titik api.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Eko Mashudi menjelaskan, sebanyak 10 anggota turun untuk melakukan pemantauan di dua lokasi, yang mencapai 140 hektar.
BPBD Kota Bontang melakukan patroli di Jalan Pemakaman Kristen Kelurahan Kanaan, Bontang Barat dan Jalan Pipa Kelurahan Satimpo, dengan cuaca cerah, kecepatan angin Lemah 15 Knot / jam. Arah Barat Daya.
“Pemilihan dua lokasi itu untuk dipantau, berdasarkan hasil evaluasi kejadian karhutla dalam dua tahun terakhir, yang kerap kali terjadi kebakaran,” bebernya.
Adapun hasil pemantauannya, Eko mengatakan, kondisi aman terkendali. Tidak ada terdeteksi titik api yang menjadi potensi karhutla.
Selain itu, kegiatan masyarakat hanya berkebun, tidak ada aktivitas membuka lahan dengan cara membakar.
“Kali ini memang terbantu sekali dengan cuaca yang bagus dan hujan yang beberapa kali turun, sehingga minim terjadinya karhutla,” kata Eko.
Namun, sebenarnya potensi bahaya tetap ada, jika cuaca panas kembali meningkat. Mengingat adanya El Nino yang melanda bumi, yang mengakibatkan musim kemarau akan lebih panjang dan kebakaran akan meningkat.
“Maka hal ini akan membantu proses karhutla dengan cepat secara alami, apalagi kalau ada aktivitas pembakaran lahan oleh warga,” sambungnya.
Oleh karena itu, BPBD Kota Bontang tidak hanya melakukan pemantauan saja, tetapi memberikan sosialisasi kepada masyarakat secara langsung, agar menghindari hal-hal yang menyebabkan karhutla.






