Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pemkab Mamuju Dorong Sinergi Peningkatan Ketahanan Pangan melalui Program Penanaman Jagung

Foto bersama di aula Kantor Bupati Mamuju dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju, Dr. H. Suaib saat asistensi kelompok sadar Kamtibmas. (Ist.)

Mamuju, Katinting.com – Dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan dan mendukung program swasembada pangan, Direktorat Bina Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sulbar menggelar kegiatan Asistensi Kelompok Sadar Kamtibmas, yang melibatkan Polisi, masyarakat, serta kelompok tani. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Kantor Bupati Mamuju dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju, Dr. H. Suaib. (22/1).

Dalam acara tersebut, Dr. H. Suaib menyampaikan apresiasinya terhadap upaya Polri, khususnya Polda Sulbar, yang telah berkontribusi dalam mendorong terciptanya sinergi antara pihak kepolisian, pemerintah, dan masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan daerah.

“Kami sangat mendukung langkah Polri dalam mendorong penanaman jagung yang menjadi bagian dari upaya menciptakan swasembada pangan di Indonesia,” ujar Suaib.

Suaib juga menambahkan bahwa target Polri untuk menanam jagung di seluruh Indonesia seluas 1 juta hektar perlu mendapat dukungan penuh. Ia percaya bahwa pencapaian tersebut akan menjadi kekuatan besar dalam memastikan ketersediaan pangan di masa depan.

“Jika program ini berjalan lancar, kita akan mampu meningkatkan ketahanan pangan secara signifikan,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Dirbinmas Polda Sulbar, Kombes Pol. Agung Tri Widiantoro, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan sejalan dengan Astacita Pemerintah, yang berfokus pada peningkatan ketahanan pangan menuju swasembada. Kombes Pol. Agung mengungkapkan bahwa saat ini, Pemerintah Pusat telah membagi tugas kepada TNI dan Polri. TNI diberi tanggung jawab untuk fokus pada pengembangan tanaman padi, sedangkan Polri berperan dalam pengembangan komoditas jagung.

Untuk mewujudkan target penanaman jagung seluas 1 juta hektar se-Indonesia, Kabupaten Mamuju telah ditetapkan untuk berkontribusi sebanyak 7.000 hektar. Oleh karena itu, Polda Sulbar telah membangun koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk perangkat daerah dan masyarakat setempat, untuk memastikan kelancaran program ini. Sinergi yang terjalin diharapkan dapat memaksimalkan hasil dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Mamuju dan daerah sekitarnya.

Program ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada kelompok tani, meningkatkan produktivitas pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui keberhasilan dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan. (adve)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat