Katinting.com, Bontang – Rapat kerja DPRD Kota Bontang yang digelar pada Rabu (7/8/24) menyoroti aspek penting dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2034. Dalam rapat tersebut, Fraksi PKB, PPP, dan PDI Perjuangan menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan dan peningkatan administrasi sebagai kunci untuk perbaikan keuangan daerah.
Abdul Haris, yang mewakili ketiga fraksi tersebut, menyampaikan pandangan akhir mereka dengan menggarisbawahi bahwa meskipun terdapat peningkatan signifikan dalam APBD 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, aspek administrasi masih memerlukan perhatian khusus.
Menurutnya, pengelolaan keuangan yang baik bukan hanya soal kenaikan anggaran, tetapi juga soal bagaimana dana tersebut diadministrasikan dengan benar sesuai aturan.
“Peningkatan anggaran memang langkah positif, tetapi tanpa perbaikan administrasi dan kepatuhan terhadap peraturan, pengelolaan keuangan daerah tidak akan efektif,” ujar Abdul Haris di Pendopo Rujab Walikota Bontang, Rabu (7/8/24).
Haris mengatakan, evaluasi mendalam terhadap kepatuhan aturan dalam pengelolaan APBD sangat diperlukan untuk menghindari potensi penyimpangan dan memastikan anggaran yang ada benar-benar digunakan untuk kesejahteraan masyarakat.
Fraksi PKB, PPP, dan PDI Perjuangan percaya, peningkatan pengawasan dan perbaikan administrasi akan memberikan dampak positif pada program-program pembangunan di Bontang.
“Tanpa kepatuhan yang kuat terhadap aturan, kita berisiko menghadapi masalah dalam pelaksanaan program pembangunan. Pengawasan dan administrasi yang baik adalah fondasi dari roda pemerintahan yang efektif,” sebutnya.
Dengan pandangan ini, Fraksi PKB, PPP, dan PDI Perjuangan berharap pemerintah daerah akan lebih fokus pada aspek-aspek administrasi dan pengawasan, guna memastikan bahwa peningkatan anggaran benar-benar membawa perubahan yang diharapkan dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bontang.






