Mamuju, Katinting.com – Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) berhasil mencatatkan prestasi membanggakan sebagai salah satu provinsi dengan pengendalian inflasi terbaik di Indonesia, dengan inflasi yang stabil di bawah 3 persen selama satu tahun terakhir, yaitu sejak Mei 2023 hingga April 2024.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar, Tina Wahyufitri, menyampaikan bahwa inflasi Sulbar pada bulan April 2024 tercatat sebesar 2,02% year-on-year (yoy), turun dari 2,76% pada Maret 2024. Peningkatan harga terutama terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau, namun diimbangi oleh deflasi pada kelompok pakaian dan alas kaki yang mencatatkan penurunan sebesar 2,3%.
“Saya ingin mengapresiasi kerja keras dari semua pihak, terutama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang telah bekerja sama dengan efektif dalam menjaga stabilitas harga di Sulbar,” ujar PJ. Gubernur Sulbar, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, dalam keterangan persnya, Kamis, 2 Mei 2024.
PJ. Gubernur juga menambahkan bahwa Sulbar adalah satu-satunya provinsi yang berhasil menjaga inflasi di bawah 3% secara konsisten, menurut data statistik dari 38 provinsi di Indonesia.
Dalam upaya mengendalikan inflasi, Sulbar telah menerapkan berbagai strategi efektif, termasuk subsidi dan penyelenggaraan pasar murah yang telah terbukti mempengaruhi harga bahan pokok seperti cabai, bawang, ayam, dan ikan.
“Saya berharap pendekatan yang kita gunakan selama ini dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan, karena hasilnya sudah terbukti sangat efektif dalam menjaga kestabilan harga di Sulbar,” ungkap Sestama BNPP, mengingatkan OPD terkait untuk terus memantau perkembangan harga di pasar.
Prestasi ini tidak hanya membuktikan keberhasilan Sulbar dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal tetapi juga memberikan contoh bagi provinsi lain di Indonesia untuk mengimplementasikan strategi serupa dalam pengendalian inflasi.
(*)






