Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

DP3AP2KB Sulbar Aktifkan Program Kesehatan Reproduksi di Polman untuk Turunkan Kehamilan Tidak Diinginkan

Polman, Katinting.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sulbar menggelar kegiatan pembinaan kesehatan dengan fokus pada promosi kesehatan dan konseling kesehatan reproduksi di Puskesmas Kebunsari, Polewali Mandar (Polman), Selasa (27 Februari 2024). Acara ini bertujuan untuk mengurangi kejadian kehamilan yang tidak diinginkan, terutama di kalangan remaja.

Kegiatan ini dihadiri oleh Nursyamsi Rahim, Kepala Bidang KHPKDI DP3AP2KB Sulbar, Muhammad Jafar, Jf. Penata KKB Ahli Muda, dan staf terkait. Dr. Willy Khaleb Tobing, seorang dokter spesialis kandungan, turut hadir sebagai narasumber, memberikan konseling dan melakukan pemeriksaan USG kepada peserta.

Nursyamsi Rahim, dalam sambutannya, menekankan pentingnya upaya penurunan angka kehamilan remaja yang masih tinggi di Sulbar. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran untuk menunda kehamilan yang tidak diinginkan melalui program keluarga berencana,” ujarnya.

Muhammad Jafar menambahkan bahwa pentingnya memperluas jangkauan edukasi dan konseling ke daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan, agar informasi tentang keluarga berencana dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Ini bertujuan untuk meningkatkan Metode Kontrasepsi Berkelanjutan (mCPR) di kalangan Pasangan Usia Subur (PUS) sesuai target yang ditetapkan.

Dari 28 sasaran yang diperiksa, terdapat 24 ibu hamil berusia 15-19 tahun. Empat di antaranya ditemukan memiliki masalah kesehatan yang memerlukan rujukan ke Rumah Sakit Umum Polman. Salah satu peserta, seorang ibu muda berusia 19 tahun, menyatakan kegembiraannya atas pengetahuan yang diperoleh dan berencana untuk mengikuti program KB pasca melahirkan.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya keluarga berencana dan penggunaan alat kontrasepsi, sebagai upaya preventif terhadap kehamilan yang tidak diinginkan dan penurunan angka kematian ibu serta bayi.

DP3AP2KB Sulbar berkomitmen untuk terus mempromosikan kesehatan reproduksi melalui pendekatan edukatif dan pemberian layanan konseling, guna menciptakan generasi yang lebih sehat dan berencana.

(*)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat