Mamuju, Katinting.com – Dari ruang pertemuan Forum Bappeda Se-Sulawesi Barat, yang di inisiasi oleh Bapperida Sulbar, bertempat di Ballroom Novotel Hotel, Makassar, melahirkan enam poin kesepatan target dan indikator perencanaan pembangunan se-Sulbar.
Forum Bappeda Se-Sulbar, yang dihadiri oleh Bappeda dari enam kabupaten di Sulbar, serta mengikut sertakan sejumlah akademisi dari kampus merah yakni Universitas Hasanuddin Makassar ini, yang berakhir Kamis (15/02) tentu menjadi ruang integritas bagi perencana pembanguan di Provinsi Sulbar dan enam kabupatennya.
Kepala Bapperida Sulbar DR Junda Maulana, dalam keterangannya kepada laman ini, ada lima pembagian desk dalam Forum Bappeda Se-Sulbar, dengan masing masing bertanggungjawab pada satu bidang kerja perencanaan pembangunan,
“Jadi kami bentuk desknya, masing desk bertanggungjawab pada satu bidang adalah Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah (PPEPD), Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA), Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM), Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan (IfWil), dan Bidang Riset dan Inovasi Daerah (RiDa)” jelas DR Junda Maulana.
Lanjut mantan Pj Bupati pertama Mamuju Tengah ini, setiap desk merumuskan arah dan kebijakan target serta indikator capaian kinerja dalam perencanaan pembangunan, yang out putnya kemudian dituangkan dalam kesepatan bersama antara enam kabupaten dan Pemprov Sulbar.
“Nah dari sini kemudian kita akan menemukan patron bersama yang akan kita sepakati sebagai modeling perencanaan di masa akan datang dalam perencanaan pembangunan” beber DR Junda Maulana.
Terpisah sekertaris Bapperida Sulbar Muh. Darwis Damir, yang dalam kegiatan tersebut menjadi moderator forum, mengungkapkan fokus pembahasan masing masing desk dalam Forum Bappeda Se-Sulbar diarahkan pada penanganan 4 plus 1, sehingga lahir enam poin kesepakatan.
“Jadi diantara poin kesepakatan itu, mengarah pada beberapa terget yang harus dicapai dari proses perencanaan, yang kemudian di bawah ketingkat pembahasa lebih besar melibatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Perangkat Daerah teknis masing – masing instansi ” singkat Darwis.
Berikut 6 Poin Kesepatan Bappeda Se-Sulbar dengan Bapperida Sulbar :
1. Target Indikator Kinerja Makro Pembangunan Daerah Tahun 2025, serta Dukungan Program/Kegatan Prioritas baik dari Provinsi maupun Kabupaten.
2. Target Indikator Kinerja Makro Pembangunan Daerah Tahun 2025 yang disepakati Bersama akan digunakan sebagai dasar penentuan dan/atau penyusunan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi dan Kabupaten Tahun 2024.
3. Dalam rangka pencapaian Target Indikator Kinerja Makro Pembangunan Daerah Tahun 2025 tersebut, akan diupayakan melalui dukungan Program/Kegiatan Prioritas sesuai dengan kewenangan masing-masing.
4. Tanggapan dan Hasil Pembahasan terhadap Isu Strategis pada masing-masing Desk Bidang Pembahasan yang termuat dalam lampiran.
5. Hasil Pembahasan terhadap Isu Strategis pada masing-masing Desk Bidang Pembahasan akan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan masing-masing.
6. Berita acara ini beserta lampirannya merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari berita acara hasil pelaksanaan Forum Bapperida Tahun 2024, sebagai bahan penyempurnaan rancangan awal rencana kerja Bapperida Tahun 2025. (**/Fhatur Anjasmara)






