Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Korban Lakalantas Warga Kire, Alami Trauma Benturan, Nurdin : Kami Harap Pelakunya Segera Menyerahkan Diri

Sketsa kecelakaan lalulintas, yang melibatkan pengendara roda dua dan pengendara roda empat. (dok Ist)

Mamuju Tengah, Katinting.com – Ditemukan tergeletak di jalur trans sulawesi, sekitar kilo 10, Mamuju Tengah, dalam kondisi berlumuran darah, di samping roda dua yang kendarainya pada 15 Maret 2023, diduga korban laka lantas, dengan motif tabrak lari.

Pria paruh baya bernama Makkasian, warga Desa Kire, Kecamatan Budong budong, Kabupaten Mamuju Tengah, hingga saat ini masih terus menjalani perawatan oleh keluarganya dengan biaya sendiri.

Akibat cedera yang dialaminya, berupa pembengkakang kepala bagian belakang yang kemudian mengharuskan melewati perawatan serius dengan menjalani operasi di RSUD Polewali, namun pelakunya hingga kini, belum ditemukan dan diungkap oleh polisi.

Kepada laman ini, anak dari Makkasian korban terduga tabrak lari, Nurdin, Rabu (10/05) mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut, sejak orang tuanya ditemukan bersimbah darah beberapa bulan lalu, namun sampai saat ini, polisi belum berhasil mengungkap siapa yang menabrak orang tuanya.

“Kami sudah laporkan beberapa bulan lalu, semenjak kejadian, namun alasan yang kami terima dari polisi, bahwa masih dalam proses penyidikan hingga saat ini” ungkap Nurdin.

Ia mengemukakan bahwa saat ini, polisi sudah mengantongi rekaman CCTV untuk diperiksa, serta juga telah memeriksa salah seorang perempuan sebagai saksi yang diketahui, orang pertama melihat orang tuanya tergeletak di jalur transulawesi.

“Akan tetapi juga belum cukup menjadi petunjuk membuka siapa pelakunya, olehnya polisi masih terus melakukan penyidikan, mencari tahu, siapa menabrak bapak saya” beber Nurdin.

Ia menuturkan bahwa meskipun orang tuanya yang menjadi korban dugaan tabrak lari sudah menunjukkan tanda tanda membaik, akan tetapi belum dapat diajak berbicara, untuk menggali keterangan dan mengingat apa yang terjadi ditanggal 15 Maret lalu.

“Olehnya, saya tentu bapak bisa segera sembuh total, agar bisa memberikan keterangan tambahan apa yang terjadi saat itu, tentu sepenuhnya kami serahkan kepada aparat kepolisian, untuk mengungkap siapa pelaku terduga tabrak lari pada bapak saya” tutur Nurdin.

Sementara itu dari potongan Laporan Perkara (LP) tampak tertulis nama seorang perempuan yang memberikan kesaksian yakni inisial El, ibu rumah tangga, yang menjelaskan orang pertama melihat dan menolong korban yang ditemukan tergeletak bersimbah darah, karena dugaan kecelakaan dengan motif tabrak lari, dan LP tersebut ditandatangani oleh seorang polisi dengan pangkat Brigadir.

Upaya kongfirmasi ke Kasat Lantas Polres Mamuju Tengah, sampai saat ini belum membuahkan hasil. (Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat