Mamuju, Katinting.com – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Mamuju menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya. Dalam waktu jelang Ramadhan, Sat Resnarkoba berhasil mengungkap sebanyak 4 (empat) kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
BACA JUGA: Penemuan Mayat Bayi, Polisi Periksa Dua Saksi dan Buru Pelaku
Dari keempat laporan polisi tersebut, petugas mengamankan dan menetapkan sebanyak 7 (tujuh) orang tersangka. Salah satu tersangka yang diamankan diketahui merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial AR (38). Selain itu, beberapa tersangka lainnya juga turut diamankan dan saat ini sedang menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Dari hasil pengungkapan kasus tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat bruto kurang lebih 8 gram.
Dalam penanganan perkara ini, dua orang tersangka perempuan masing-masing berinisial PN (38) dan ISS (38) tidak dilakukan proses pidana lanjutan, melainkan menjalani rehabilitasi melalui mekanisme Restorative Justice. Keputusan tersebut diambil berdasarkan rekomendasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) serta hasil asesmen dari BNN Provinsi (BNNP) yang menyatakan keduanya sebagai penyalahguna yang layak direhabilitasi.
Kasat Narkoba Polresta Mamuju, AKP Sigit Nugroho, menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya penindakan terhadap pelaku peredaran gelap narkotika. Pada saat yang sama, polisi juga mengedepankan pendekatan rehabilitatif bagi pengguna yang dinilai memenuhi syarat sesuai peraturan perundang-undangan.
“Kami akan terus meningkatkan upaya penindakan terhadap pelaku peredaran gelap narkotika, sekaligus mengedepankan pendekatan rehabilitatif bagi pengguna yang memenuhi syarat,” ungkapnya.
Polresta Mamuju juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi terkait penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Partisipasi warga dinilai penting demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Mamuju. (*/AR)






