banner 728x90
Pj. Gubernur Sulbar memasangkan pita pada salah satu aggpta Satpol PP yang merupakan salah satu unsur terkait yang dilbatkan dalam Operasi Simpatik Siamasei 2017

Mamuju, Katinting.com – Pj. Gubernur Sulbar, Carlo B Tewu saat membacakan sambutan  tertulis Kepala Korps  Lalu Lintas POLRI, Royke Lumowa  dalam Gelar Apel Pasukan Operasi Simpati Siamasei 2017 yang berlangsung di Lapangan Ahmad Kirang Mamuju, Rabu (01/03), menyabutkan pada tahun 2016 tercatat korban yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalin) mencapai 25.589 orang. Jumlah tersebut berkurang  dua persen dari  tahun 2015 yang mencapai 26.495 orang.

Pada paparannya, Carlo menuturkan jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2015 sejumlah 98.970 kejadian, kemudian pada tahun 2016 sejumlah 105.374 kejadian. Dari data tersebut, menunjukkan ada kenaikan trend sebesar 6 persen. Selain itu, untuk korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada tahun 2015 mencapai 26.495 orang , sedangkan ditahun 2016 sejumlah 25.859 orang . Data tersebut menunjukkan penurunan sebesar 2 persen. Pada tahun 2015, lanjut Carlo, jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang  sejumlah 5.439.052 kasus,dan  pada tahun 2016  sejumlah 6.272.375 kasus. Dari data tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 15 persen.  Sedangkan teguran pelanggaran pengguna kendaraan tahun 2015 sejumlah 2.526.162, sedangkan data padatahun  2016 sejumlah 2.225.404 pelanggaran. Jumlah tersebut menurun sebesar 11 persen.Selain itu, sesuai data dari Korlantas Polri,  Korban lukaberat tahun 2015 sebesar 26.840 orang dan pada tahun 2016 sejumlah 22.939 orang.

Dari data tersebut,  ada penurunan sebesar 14 persen. Untuk  korban luka ringan tahun 2015 sejumlah 110.714 orang, dan di tahun 2016 naik menjadi  129.913 orang.

Disampaikan, bahwa apel tersebut digelar untuk mengetahui kesiapan  personil maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan tersebut  dapat berjalan dengan optimal  serta dapat mencapai tujuan dan sasaran  yang  telah ditetapkan.

Lebih lanjut, jenderal yang baru saja dilantik menjadi Deputi V Bidang Kamtibmas Kementrian Polhukam mengemukakan,  sesuai amanat Undang-undang Nomor 22 tahun 2009,ada empat poin  tentang lalu lintas dan angkutan jalan, yaitu mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran, serta ketertiban berlalu lintas , meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkatan korban kecelakaan lalulintas, membangun budaya tertib berlalu lintas, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

“Keempat  point  tersebut merupakan hal yang kompleks dan tidak biasa ditangani oleh polantas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dan solusi yang  dapat dijalankan dan diterima oleh semua pihak, “tandas  Carlo

Carlo berharap dari apel kesiapan tersebut tercipta peningkatan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas, terwujudnya situasi Kamseltibcarlantas menjelang Hari Bhayangkara ke -70 tahun 2017.

“Polisi sampai sekarang itu sangat  profesional, persoalan itu bagaimana agar profesionalisme Polri bias lebih dirasakan oleh masyarakat, nah itu salah satu upaya kita,”kata Carlo.

Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Nandang mengemukakan, kegiatan tersebut berlangsung selama 21 hari di seluruh jajaran,  mulai dari polda sampai polres-polres yang ada di Provinsi Sulawesi Barat .

“Operasi tersebut tidak berbentuk razia tetapi lebih mengedepankan persuasive, edukatif, memberikan pemahaman kepada masyarakat  sesuai aturan undang-undang  yang ada, dan melibatkan sejumlah unsur terkait  mulai dari TNI, POLRI, Dinas Perhubungan dan Polisi Pamong Praja,”kata Nandang.

Ia pun menghimbau  supaya dalam berlalu lintas betul –betul mentaati peraturanlalulintas.

“Anak-anak terutama  yang  di bawah umur jangan sampai mengemudikan kendaraan karena itu bukan mainan.” tandas Nandang.

Hadir pada apel tersebut mendampingi Pj. Gubernur Sulawesi Barat Carlo B tewu, antara lain, Kapolda Sulbar Brigjen Pol  Nandang, Kasrem 142 Tatag, Letkol.Inf.Priyono, Dandim 1418 Imran, Kapolres Mamuju Rifai, perwakilan Kejari Mamuju, Abdul Hakim. (ADV/Humas/Farid)

Bagikan

Comment