Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

120 DIII Kesehatan Poltekkes Kemenkes Mamuju Wisuda

Wisuda Poltekkes Kemenkes Mamuju. (Dok. Zulkifli)

Mamuju, Katinting.com Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekes Kemenkes) Mamuju menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda VIII di Ballroom d’Maleo Hotel Mamuju, Rabu (23/10).

Dalam sidang senat terbuka ini, sebanyak 120 wisudawan berasal dari pendidikan tinggi Diploma Tiga (DIII) Program Studi Kebidanan, Keperawatan, Pendidikan Lingkungan atau Sanitasi dan Gizi yang berhasil menyelesaikan studinya.

Adapun rincian dari 3 jurusan yaitu 27 wisudawan Prodi D Keperawatan, 41 wisudawan Prodi Gizi, 37 wisudawan Prodi Kebidanan,  dan 15 wisudawan Prodi Sanitasi.

Direktur Poltekkes Kemenkes Mamuju, Andi Salim dalam sambutannya mengatakan wisuda hari ini merupakan langkah awal bagi para wisudawan dalam menghadapi persaingan di dunia kerja. Apalagi, dalam Undang-Undang Permenkes, setiap wahasiswa dinyatakan lulus harus melaksanakan uji kompetensi untuk mendapatkan Surat Tanda Register (STR).

Karena dengan adanya STR tersebut, merupakan bukti tertulis yang diberikan oleh Pemerintah kepada tenaga kesehatan yang telah memiliki kompetensi bahwa mereka layak untuk bekerja dibidang kesehatan.

“Jadi, teruslah belajar dan mengembangkan diri, sehingga kalian dapat menjadi tenaga kesehatan yang profesional demi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kata Salim.

Senada dengan Salim, Kepala Kapusdik SDM Kesehatan Badan PPSDM Kemenkes RI, Sugiyanto yang mewakili Kementerian Kesehatan juga mengatakan wisuda merupakan langkah awal bagi wisudawan untuk pengabdian kepada masyarakat.

“Proses wisuda ini bukanlah proses akhir bagi saudara. Namun, masih ada proses-proses lain yang saudara harus dihadapi, agar saudara benar-benar siap untuk mengabdikan diri kepada masyarakat,” tutur Sugiyanto.

Sugiyanto juga berharap para wisudawan nantinya senantiasa bersikap profesional dalam bekerja sesuai dengan etika profesi masing-masing serta nantinya dapat bekerja secara kolaboratif. Menurutnya, untuk bekerja secara profesional, wisudawan harus memenuhi beberapa kriteria.

“Untuk bekerja secara profesional saudara harus memenuhi empat kriteria. Pertama, ilmu yang anda peroleh betul-betul bermanfaat bagi masyarakat. Kedua, kita harus selalu bersikap positif. Ketiga, kehadiran lulusan nanti akan dapat memberikan nilai tambah atau efek. Keempat, dalam bekerja kita harus bisa menimbulkan kepuasan,” jelas Sugiyanto.

Sekretaris Provinsi Sulbar, Muhammad Idris mengatakan, di era sekrang ini yang memasuki dunia industri 4.0, wisudawan saat ini dihadapkan pada dunia kerja yang sarat akan ketatnya persaingan

“Jadi, mari kita jadikan wisuda hari ini sebagai momentum, bahwa para wisudawan bisa memasuki dunia kerja yang penuh akan persaingan,” katanya.

Dia juga berharap, melalui momentu ini Poltekes Kemenkes Mamuju dapat membantu Pemprov dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan yang ada di provinsi ke-33 ini dan terus melakukan peningkatan pendidikan.

“Semoga para wisudawan, dengan ilmu dan pengetahuan yang sudah diperoleh dapat membantu proses percepatan pembangunan di Sulbar khususnya bidang kesehatan dan mendorong agar permasalahan kesehatan di Sulbar bisa terselesaikan,” harap Idris.

“Institusi pendidikan dalam hal ini Poltekes Kemenkes Mamuju agar selalu melakukan peningkatan dan usaha agar terus melakukan peninhkatan untuk mencapai tingkat pendidikan yang lebih baik , erta selalu melakukan kerja-kerja yang kolaboratif,” tutup Idris. (Jab/Zul)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat