Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Zakat Diangkat Jadi Indikator Kinerja, Gubernur Sulbar Beri Ancaman Tegas bagi OPD

Mamuju, Katinting.com – Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) kembali menerima penghargaan dari BAZNAS Provinsi Sulawesi Barat Muzakki dalam acara pembukaan Rapat Koordinasi Daerah Baznas Se Sulawesi Barat, 17 November 2025, Ruang Pola Andi Depu Kantor Gubernur Sulawesi Barat.

Plt. Kepala Bapperida mengatakan bahwa Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif Pegawai ASN Bapperida dalam memberikan zakat melalui salah satu penghasilannya melalui TPP.

“Hari ini Bapperida ikut senang karena mendapatkan penghargaan dari BAZNAS. Ini menjadi bukti bahwa ASN Bapperida paham terkait zakat dan kewajibannya untuk memenuhi”.

Dalam sambutannya Gubernur Sulbar, SDK menegaskan bahwa pembayaran zakat menjadi kewajiban bagi seluruh pejabat dan ASN di lingkup Pemprov Sulbar. “Semua gaji, operasional, dan honor narasumber tidak boleh masuk ke rekening saya sebelum dipotong 2,5 persen untuk zakat. Termasuk wakil gubernur. Karena kami sudah melaksanakan, maka sekda, asisten, seluruh pimpinan OPD, dan seluruh pegawai harus ikut,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan agar pembayaran zakat menjadi salah satu indikator penilaian kinerja OPD.
“Kalau masih ada OPD yang tidak bayar zakat, sangat dipertimbangkan untuk tidak mendapat promosi. Mulai 1 Desember saya akan evaluasi penyetoran zakat pegawai,” ujarnya.

Lebih lanjut, Darwis Damir menjelaskan bahwa zakat merupakan instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan, sebagaimana Misi 2 Panca Daya Gubernur dan Wakil Gubernur.

sebagai tindak lanjut MoU dengan Baznas, hang tadi kita saksikan bersama menandakan, dukungan zakat akan memperkuat program Pastipadu yang sedang berjalan untuk menekan angka kemiskinan ekstrem dan stunting.

“Dalam penandatanganam antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama Baznas akan membantu penyelesaian miskin ekstrem dan stunting di 10 desa tersebar di 6 Kabupaten. Kita berharap persoalan ini dapat tuntas.

Hadir dalam Rapat Kerja Daerah Baznas adapah Ketua Baznas RI Prof. Noor Achmad, Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Forkopimda Sulbar, Bupati dan Wakil Bupati, Sekda dan Para Asisten, Kepala OPD Lingkup Pemerintah Provinsi. (*/Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat