Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Viral Lansia Tertatih Terima Bantuan Beras, Jadi Sorotan DPRD Pasangkayu Minta Perbaiki Sistem dan Kedepankan Nurani

Anggota DPRD Pasangkayu, Farid Zuniawansyah (kiri) dan Lubis (Kanan).

Pasangkayu, Katinting.com — Penyaluran bantuan beras di Kelurahan Pasangkayu pada 19 Juli lalu menjadi sorotan publik usai videonya viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak seorang warga lanjut usia (Lansia) tertatih-tatih harus dibantu, dipandu serta dituntun oleh warga lain untuk mengambil jatah beras bantuan.

 

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu, Farid Zuniawansyah, menyayangkan insiden yang terjadi dan menekankan pentingnya kehati-hatian dalam proses distribusi bantuan sosial.

 

“Kami sangat menyayangkan kejadian itu. Seharusnya tidak terjadi,” ujar Farid. Senin (28/7).

 

Menurutnya, berdasarkan hasil konfirmasi secara kelembagaan, insiden tersebut terjadi akibat miskomunikasi antara pihak kelurahan dan kepala lingkungan.

 

“Memang benar ada miskomunikasi dari pihak pemerintah, antara kelurahan dan kepala lingkungan,” jelasnya.

 

Ia menegaskan bahwa pemerintah harus lebih cermat dan terkoordinasi dalam setiap proses penyaluran bantuan, agar bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

 

“Ini menjadi gambaran bagi kita semua agar kejadian serupa tidak terulang di tempat lain, khususnya di wilayah Pasangkayu,” pungkasnya.

 

Sementara itu, anggota DPRD Pasangkayu, Lubis, juga menyayangkan kejadian viral sebab sangat miris.

 

“Sangat miris, dan menyanyat hati. Seorang lansia harus dipaksa datang menerima bantuan yang seharusnya ditolerir untuk diantarkan. Harusnya ini tidak terjadi,” kata Lubis.

 

Ketua DPC PKB Kabupaten Pasangkayu ini, meminta dilakukan evaluasi menyeluruh penyaluran bantuan beras tersebut dan mengedepankan nurani. (*/Udi)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat