Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Tondok Bakaru Village Festival Mengusung Tema 77

Persiapan panggung pentas Tondok Bakaru Village Festival di bukit Lenong, Desa Tondok Bakaru. (Dok. Zulkifli)

Mamasa, Katinting.com – Pagelaran Tondok Bakaru Village Festival (TBVF) mengusung tema 77. Tema ini diusung panitia penyelenggara karena masih dalam suasana peringatan HUT RI ke-77.

Tondok Bakaru Village Festival yang akan diselenggarakan bertempat di Desa Wisata Tondok Bakaru, Kabupaten Mamasa mulai besok, Jumat hingga Minggu (26-28/8/22).

Baca juga : Arwan Inisiasi TBVF: Bangkitkan Pariwisata Lewat Seni dan Kebudayaan

Pagelaran Tondok Bakaru Village Festival yang diinisiasi Anggota DPR RI Dapil Sulbar, Arwan Aras ini, akan menampilkan 77 penampil pentas seni, 77 karya fotografi dan seni rupa dan 77 bambu akan dimasak atau pada agenda masak Leong massal.

Ketua panitia kegiatan Ibnu Abadi mengungkapkan, peserta yang mendaftar untuk mengikuti kegiatan ini sebanyak 350 peserta. Ratusan peserta tersebut berasal dari luar Kabupaten Mamasa.

“Ini masih data sementara, karena sebagian belum terinput. Dan mulai hari ini kita sudah mulai menerima peserta untuk kegiatan besok,” kata Abadi.

Tondok Bakaru Village Festival merupakan pagelaran seni budaya yang menjadi ruang terbaik untuk menikmati ragam seni budaya Mamasa.

Semuanya akan tersaji beri hiburan, edukasi sekaligus mengajak kita menjadi aktor dalam menjaga dan merawat nilai-nilai lokalitas warisan leluhur.

Beberapa waktu lalu, Anggota DPR RI, Arwan Aras, mengaku bahwa pihaknya bersama dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengagendakan pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka menjaga dan menumbuhkan nilai-nilai lokalitas warisan leluhur melalui seni dan kebudayaan.

Dia berharap lewat kegiatan ini dapat menjadi ruang promosi untuk destinasi wisata yang ada di Kabupaten Mamasa dan menjadi magnet bagi wisatawan nusantara dan mancanegara berkunjung ke Sulawesi Barat.

“Saya menginisiasi sejak awal agar kegiatan TBVF yang akan dilaksanakan ini, nantinya menjadi motivasi bangkitnya pariwisata Sulbar yang sempat terdampak Pandemi Covid-19. Kegiatan ini kami harapkan melibatkan partisipasi masyarakat umum, dan dapat menggerakkan roda ekonomi masrakat di sekitar Desa Wisata Tondok Bakaru nantinya,” ujar Arwan Aras beberapa waktu lalu.

Sekedar diketahui, selama tiga hari kegiatan, nantinya akan ada beberapa item kegiatan yang tersaji didalamnya seperti camping seru, pentas seni tradisional dan modern, festival musik akustik, sharing fotografi, pameran foto & lukisan, dialog budaya, trip wisata; eduwisata anggrek, eduwisata kopi, tenun Mamasa, Ma’salialang, tangkap ikan massal dan masak bambu massal.

(Zulkifli)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat