Pasangkayu, Katinting.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pasangkayu menggelar sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) di Aula Hotel Mutiara, Jalan Ir. Soekarno, Selasa (16/9).
BACA JUGA: Warga Pasangkayu Keluh Sertifikat Tak Kunjung Jadi, Ini Jawaban BPN
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Pasangkayu, Herny Agus, dan dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Anhar, Pemateri Erlin Sulistyaningsih, serta peserta undangan.
Program TPBIS merupakan inisiatif Perpustakaan Nasional (Perpusnas) yang bertujuan mengubah fungsi perpustakaan dari sekadar tempat peminjaman buku menjadi pusat kegiatan masyarakat yang inklusif. Melalui program ini, perpustakaan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan layanan literasi, pelatihan keterampilan, pemberdayaan ekonomi, dan akses informasi tanpa diskriminasi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Herny Agus menekankan pentingnya peran perpustakaan sebagai wadah pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Seiring waktu, perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tapi juga pusat pengembangan masyarakat. Walau insentif dan anggaran perpustakaan masih terbatas, kita akan berupaya mengembangkannya agar minat baca anak-anak di Pasangkayu semakin tumbuh,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah daerah terus mendorong program membaca di setiap sekolah, serta berharap ilmu yang diperoleh dari pemateri dapat diterapkan di Pasangkayu.
“Dengan berbagai ilmu yang kita dapat hari ini, mari kita kembangkan bersama demi kemajuan perpustakaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*/Udi)






