Mamuju, Katinting.com – Keselamatan pengendara di Ruas Jalan Nasional Lintas Barat Sulawesi Barat, tepatnya di wilayah Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, terancam oleh kondisi tiang lampu tenaga surya milik Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Sulbar yang miring mengarah ke jalur lalu lintas. Kondisi yang berlangsung sekitar tiga bulan ini dinilai telah membahayakan.
Keluhan disampaikan langsung oleh para pengemudi yang rutin melintas. Supardi, sopir angkutan lintas Gorontalo-Makassar, mengaku telah memantau kondisi tiang lampu yang kian memprihatinkan selama setahun terakhir.
“Dalam satu tahun terakhir, saya sudah lebih dari lima kali melintas di sini. Tiang lampu itu kondisinya semakin lama semakin miring,” ujar Supardi ketika ditemui media di dekat lokasi kejadian, Sabtu (27/09) malam.
Yang memperparah kekhawatiran, tiang yang sudah tidak stabil itu hanya ditopang sebatang balok kayu berukuran kecil oleh warga sekitar.
“Ini sangat mengkhawatirkan. Jika penopang darurat itu patah, tiang bisa tumbang ke jalan. Semoga tidak ada kendaraan yang melintas saat itu terjadi,” tambah Supardi.
Kekesalan serupa diungkapkan pengendara lain, Nurman. Ia menyayangkan kelalaian ini terjadi tidak jauh dari terminal timbangan yang justru dikelola oleh BPTD Sulbar III sendiri.
“Cukup aneh, di dekat area kerjanya sendiri, ada ancaman seperti ini tapi dibiarkan. Apa harus menunggu korban jiwa dulu baru BPTD bergerak?” tanya Nurman dengan nada kesal, Minggu (28/09).
Nurman menegaskan pesannya kepada BPTD Sulbar untuk segera mengambil tindakan.
“Ini berisiko tinggi terhadap keselamatan. Jika tiang tumbang dan mengenai kendaraan yang melaju kencang, nyawa penumpangnya bisa taruhannya. Kami mohon diperbaiki segera,” pesannya tegas.
Upaya media untuk mengonfirmasi hal ini kepada BPTD III Sulbar belum memperoleh jawaban hingga berita ini diturunkan.
Berdasakan pantauan di lapangan, masalah serupa tidak hanya terjadi di titik tersebut. Beberapa tiang lampu milik BPTD III Sulbar di sepanjang ruas jalan dari Beru-Beru menuju Kota Mamuju juga terpantai dalam kondisi bermasalah dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. (**)

