Mamuju, Katinting.com – Pimpinan DPRD Sulbar, Hj. St. Suraidah dan Abd. Rahim menerima unjukrasa dari aliansi Sulbar Bergerak di ruang sidang paripurna. Senin, 11 April 2022.
BACA JUGA : Aliansi Sulbar Bergerak Demo di DPRD Bawa 12 Tuntutan
Pimpinan didampingi anggota DPRD lainnya, dikawal ketat ketat oleh kepolisian dan Satpol PP yang disesaki pendemo.
Suraidah yang menerima unjuk rasa mengatakan, menyikapi tuntutan pendemo sebagai partai Demokrat sangat setuju.
“Menyikapi tuntutan adik-adik saya ada dibelakang adik-adik. Tuntutan yang pertama saya jempol, keresahan adik-adik juga saya rasakan sebagai emak-emak,” kata Suraidah. Senin, 11 April 2022.
Ia menambahkan, apalagi kita baru selesai gempa, harga sembako naik tentu sangat menjerat.
Sementara itu, Abd. Rahim mendukung RUU TPKS untuk segera di sahkan. Terkait revisi undang-undang ITE kami sepakat agar tidak menjerat orang-orang kritis. Terkait undang-undang yang sudah ada, jalurnya yudisial review silahkan diajukan, itu jalurnya. Ucapnya.
Sementara itu, tolong seluruh kepala daerah alokasikan anggaran untuk sektor pertanian dan perkebunan, sayangnya alokasi anggaran itu belum serius. Kami di DPRD selalu mendorong tapi formulasi di eksekusif tidak.
Abd. Rahim juga menegaskan, sektor pertanian dan perkebunan perlu ditingkatkan.
“Sektor pertanian dan perkebunan jangan sampai hanya jadi retorika saja. Menjadi kebanggaan tapi kebijakan yang tidak berpihak,” ucapnya.
Massa aksi sempat ricuh karena salah satu anggota DPRD Mamuju, A. Muslim Fattah meminta keluar ruangan karena merasa kepanasan. Namun massa meminta semua anggota DPRD yang hadir untuk tetap dalam ruangan bersama massa aksi.
(Anhar)






