
Mateng, Katinting.com – Pada Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), semua daerah kabupaten kota dan provinsi se-Indonesia diharapkan tunduk pada protokol tetap (Protap) penanganan pencegahan Covid-19 sesuai arahan pemerintah pusat.
Karenanya, dalam rapat koordinasi penanganan Covid-19 melalui vidio conference (Vidcom) antara Gubernur Sulbar, bupati se-Sulbar, dengan Koirdinator Wilayah V KPK RI, Budi Waluya pada forum bertema Sosialisasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi dalam pertemuan Monitoring Center For Prevention (MCP), Kamis (30/04) Bupati Mamuju Tengah, Aras Tammauni, didampingi oleh Sekkab Mamuju Tengah, Askary Anwar, dan sejumlah pimpinan OPDnya, menyampaikan secara tegas bahwa untuk Mamuju Tengah, semua perangkat tim yang bekerja pada penanganan dan pencegahan penularan serta penyebaran Covid-19, sesuai dengan Protap yang menjadi arahan pemerintah pusat.
Dalam forum itu, Ia melaporkan, bahwa saat ini di Mamuju Tengah, jumlah kasus berdasarkan hasil Swab, sudah mencapai 31 kasus, dan Mamuju Tengah dalam status siaga bencana dengan jumlah sebaran kasus.
“Sehingga dengan jumlah yang cukup signifikan ini, kami terus melakukan rangkaian penanganan sesuai dengan ptotap yang menjadi arahan pemerintah pusat, dan menjadi pedoman kerja para petugas kami lapangan dalam upaya percepatan penanganan pencegahan dan penyebaran Covid-19 di Mamuju Tengah,” lapor Aras.
Laporan lain yang disampaikan olehnya, dalam forum Vidcom, terkait refocusing anggaran, bahwa Pemkab Mamuju Tengah, telah melakukan refocusing anggaran yang mencapai Rp. 22 miliar.
“Jadi rinciannya 78,8 persen dari Rp. 22 miliar dialokasikan lansung untuk penanganan pencegahan penyebaran, ke RS dan PKM, dalam memastikan memutus mata rantai persebaran Covid-19 di Mamuju Tengah, sisanya untuk penanganan sosial seperti dampak dari Pandemi Covid-19 sebesar 16,37 persen dan 4,6 persen untuk dampak ekonomi sesuai arahan Kemdagri,” beber Aras
Sementara untuk forum MCP, Ia melaporkan bahwa saat ini Pemkab Mamuju Tengah sudah mencapai 72 persen dari target capaian yang diberikan oleh KPK RI.
“Dan tentu kami akan terus berupaya sesuai dengan harapan di forum MCP, untuk secara maksimal bisa sesuai target,” tutup Aras.
(Mahfudz)






