Mamuju, Katinting.com — Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmen yang kuat dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat melalui partisipasi aktif pada Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS). Kegiatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bapperida Sulbar pada hari Rabu (26/11) dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai dengan penuh antusiasme.
Inisiatif tersebut merupakan implementasi kebijakan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, beserta Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yang memprioritaskan peningkatan mutu layanan publik, khususnya di sektor kesehatan, sebagai salah satu fokus utama dalam agenda pembangunan daerah. Di bawah koordinasi Sekretaris Provinsi Junda Maulana, Pemerintah Provinsi terus mendorong integrasi program antar perangkat daerah untuk memperluas cakupan akses layanan dan memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan secara cepat, mudah, dan non-diskriminatif.
Sosialisasi diawali dengan paparan dari Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Mamuju, Yanto Sapang, yang menjelaskan inovasi layanan BPJS Keliling. Dengan slogan “Menjangkau Anda Dimanapun Berada”, layanan ini mengusung konsep jemput bola guna mempermudah peserta dalam mengakses layanan administratif, pembayaran iuran, pemberian informasi serta penanganan pengaduan.
Kepada peserta sosialisasi, Yanto memberikan pemahaman mendasar terkait perbedaan antara Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) dengan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), manfaat program bagi peserta, hak dan kewajiban, kepesertaan, kanal pelayanan, serta jenis layanan yang tersedia. “Kami berharap informasi ini dapat disampaikan tidak hanya kepada bapak dan ibu, tetapi juga kepada keluarga dan kerabat masing-masing,” ujarnya pada sesi penutup.
Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari pegawai Bapperida Sulbar yang turut aktif berdiskusi serta memanfaatkan layanan BPJS Keliling untuk berbagai kepentingan administratif, termasuk pemutakhiran data dan konsultasi informasi.
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, mengapresiasi kehadiran inovasi layanan mobile BPJS tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan sosialisasi program JKN dengan konsep BPJS Keliling secara langsung kepada seluruh pegawai Bapperida hari ini,” ujarnya saat menutup acara.
Darwis juga menegaskan perlunya sinergi yang baik antara sektor pemerintahan dan pemangku kepentingan lain demi peningkatan mutu pelayanan JKN-KIS. “Koordinasi dengan para direktur rumah sakit maupun klinik sangat diperlukan agar layanan dapat berjalan optimal,” tambahnya. Ia menggarisbawahi harapan agar tidak terjadi perlakuan diskriminatif antara peserta JKN-KIS dan pengguna layanan kesehatan lainnya. “Kami berharap tidak ada diskriminasi perbedaan perlakuan antara pengguna layanan BPJS dan non-BPJS di seluruh fasilitas kesehatan,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan sosialisasi tersebut, Bapperida Sulbar menargetkan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan publik yang beriringan dengan pemahaman pegawai terhadap manfaat dan mekanisme layanan JKN-KIS, sekaligus menguatkan budaya pelayanan yang inklusif, mudah diakses, dan bebas diskriminasi. (*/Fhatur Anjasmara)






