Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Semarak dan Berbagi, Tradisi Bunga Telur Hiasi Peringatan Maulid Nabi 1447 H di Pasangkayu

Pasangkayu, Katinting.com – Ribuan peserta memadati peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1447 H yang digelar Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Pasangkayu, Selasa (16/9).

BACA JUGA: Hadiri Maulid, Gubernur Sulbar Soroti Ketimpangan dan Korupsi

Wakil Bupati Pasangkayu, Herny Agus, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya disambut hangat oleh santri dan para wali.

Sekitar 1.500 peserta dari seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan DDI se-Kabupaten Pasangkayu hadir, terdiri atas santri, guru, dan orang tua wali.

Sejak pagi, para santri menggelar pawai ta’aruf keliling kota. Pawai tersebut dimeriahkan tabuhan rebana, hiasan bunga telur, serta spanduk berisi shalawat. Setelah berkeliling, seluruh peserta berkumpul di Pondok Pesantren Darud Da’wah Wal Irsyad, Kelurahan Pasangkayu.

Suasana semakin ramai ketika warga sekitar turut menyaksikan sekaligus menerima bunga telur yang dibagikan peserta. Tradisi membagikan telur ini menjadi ciri khas maulid di Pasangkayu, yang juga menjadi sarana berbagi kepada masyaraka.

Ketua Yayasan DDI Pasangkayu, Ustad Maslim Halimin, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad Saw sejak dini.

“Anak-anak harus dididik agar menjadikan maulid sebagai budaya yang terus hidup. Selain itu, rangkaian ini juga kami isi dengan kegiatan berbagi, salah satunya telur yang dibagikan kepada masyarakat. Kami berharap ini juga bisa mendukung upaya pencegahan stunting di Pasangkayu,” jelasnya.

Warna-warni bunga telur yang dibawa santri menambah semarak suasana. Anak-anak tampak gembira menerima telur hias, sementara orang tua dan masyarakat larut dalam nuansa kebersamaan.

Bagi warga Pasangkayu, maulid yang diselenggarakan DDI bukan sekadar peringatan seremonial. Tradisi ini sudah menjadi bagian dari budaya lokal, yang setiap tahunnya dinantikan masyarakat karena menghadirkan semangat kebersamaan, nuansa religius, sekaligus nilai berbagi. (*/Udi)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat