Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Rustam Sebut Bontang Punya Laut Terbaik, Saatnya Jadi Kota Kuliner Bahari Kaltim

Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam

Katinting.com, Bontang – Tak hanya menawarkan keindahan alam, Kota Bontang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kota kuliner bahari di Kalimantan Timur. Hal ini diungkapkan Legislator DPRD Bontang, Rustam, yang menilai kekayaan laut Bontang seharusnya menjadi fondasi utama dalam strategi pengembangan pariwisata berbasis makanan laut.

Dengan 70 persen wilayahnya berupa lautan, Bontang menyimpan ragam hasil laut yang tidak hanya segar, tetapi juga lebih murah dibanding kota-kota lain di Kaltim.

“Kalau bicara laut, dari semua daerah di Kaltim, yang paling bagus ya Bontang. Ikannya segar, mungkin karena makan pupuk,” canda Rustam saat ditemui belum lama ini.

Ia menekankan bahwa kekuatan kuliner Bontang terletak pada kesegaran bahan baku seperti ikan bawis dan baronang, yang sangat potensial dipromosikan sebagai makanan khas daerah.

“Ikan kita ini kualitasnya tinggi dan harganya ramah. Coba bandingkan, saya makan kepiting di kota sebelah bisa Rp1,5 juta, di Bontang Rp200 ribu saja sudah bikin kenyang,” jelasnya.

Rustam menambahkan bahwa pendekatan kuliner sebagai bagian dari strategi wisata bukanlah isapan jempol. Ia percaya, jika dikelola dengan serius dan dipromosikan secara konsisten, kekuatan gastronomi laut Bontang bisa menjadi magnet baru wisatawan, bahkan menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) jangka panjang.

“Wisata kuliner itu tak kalah penting dari wisata alam. Kita punya semuanya, lautnya indah, ikannya segar, dan makanannya murah. Kenapa tidak kita branding sebagai kota kuliner laut?” ujarnya.

Ia juga menyoroti posisi strategis Bontang sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN). Ketika aktivitas pemerintahan di IKN semakin hidup, Rustam meyakini Bontang akan menjadi destinasi pilihan untuk liburan, khususnya mereka yang ingin mencicipi wisata kuliner laut.

“Nanti kalau mereka sudah tinggal dan bekerja di IKN, saat akhir pekan pasti cari tempat yang segar dan dekat. Di situlah Bontang harus siap jadi destinasi utama, terutama dari sisi makanannya,” katanya.

Ia mendorong agar Pemkot Bontang menggandeng pelaku UMKM, nelayan, dan pelaku wisata kuliner lokal untuk membentuk ekosistem kuliner bahari yang terstruktur. Mulai dari branding, festival kuliner laut, hingga membangun sentra wisata makan berbasis pesisir.

“Kalau kita konsisten, saya yakin Bontang bisa dikenal bukan hanya karena lautnya, tapi juga karena cita rasa lautnya,” pungkasnya. (Re)

Share: