Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Rehab Rumah Korban Banjir Bebanga Dimulai, Disperkimtan Awasi Pelaksanaan Swakelola

Mamuju, Katinting.com – Pasca-bencana banjir yang melanda Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju pada 11 Oktober 2022 lalu, upaya pemulihan mulai menunjukkan progres nyata. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) secara resmi memulai program rehabilitasi rumah bagi korban terdampak.

Baca juga; Bantuan Rumah untuk Warga Bontang Naik Jadi Rp50 Juta, Pemkot Luncurkan Inovasi Digital Perumahan

Kepala Dinas Perkimtan Sulbar, Maddareski Salatin, menandatangani kontrak swakelola kegiatan rehabilitasi rumah dengan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Maju Bersama. Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Disperkimtan, Jumat (19/09). Turut hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan.

Dalam kontrak tersebut, termuat kesepakatan hak dan kewajiban timbal balik antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang diwakili Kadis Maddareski Salatin dan Pelaksana Swakelola dari Pokmas Maju Bersama. Kontrak ini efektif berlaku sejak ditandatangani.

Ketua Pokmas Maju Bersama, Takasman, yang ditetapkan dan dikukuhkan oleh Lurah Bebanga, bertindak sebagai penanggung jawab pelaksana pekerjaan di lapangan.

Maddareski menegaskan, penandatanganan kontrak ini menjadi lampu hijau bagi dimulainya pekerjaan fisik. “Pasca penandatanganan ini, Pokmas Maju Bersama telah dapat memulai pekerjaan dan wajib menyelesaikannya sesuai jadwal yang tertuang dalam kontrak. Kami dari Disperkimtan akan terus melakukan pengawasan dan monitoring lapangan secara rutin,” tegas Maddareski.

Kegiatan rehabilitasi ini menargetkan 8 unit rumah rusak akibat banjir. Pendanaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Provinsi Sulbar Tahun 2025. Program ini merupakan turunan dari visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Salim S. Mengga, khususnya dalam percepatan penuntasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan rakyat, dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Maddareski berkomitmen untuk melaporkan perkembangan pekerjaan langsung kepada Gubernur. “Progress pekerjaan akan terus kami laporkan kepada Bapak Gubernur. Bahkan, kami telah menjadwalkan kunjungan langsung Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur ke lokasi usai rehabilitasi selesai, untuk meninjau hasilnya,” pungkasnya. (*/Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat