Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

PW SEMMI SULTENG PELANTIKAN DAN GELAR DIALOG POLITIK : POLITIK DINASTI CIDERAI SISTEM DEMOKRASI INDONESIA

Foto Bersama Pengurus PB dan Wilayah

KATINTING.COM, PALU. Perwakilan Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Sulawesi Tengah menyelenggarakan pelantikan dan DIALOG PUBLIK membahas tentang Politik Dinasti yang dilaksanakan di Asrama Haji Jl. WR. Supratman No.16, Kec. Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Pada (8/12/2023) yang ini dihadiri langsung oleh Bobby Kurniawan selaku Ketua Umum PB SEMMI.

Kegiatan Pelantikan dan Dialog Publik tersebut juga diikuti oleh beberapa perwakilan mahasiswa dan beberapa OKP serta Tokoh hebat yang berkompoten dibidangnya sehingga menghasilkan pembahasan yang membangun paradigma perbandingan antara tinjauan akademik, politis dan milenial.

Adapun yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut yaitu Taufik Lasenggo S.Sos.I. MSI dan Yusril Maulana S.H selaku Akademisi UIN Datokarama Palu dan Tokoh Pemuda.

Moh Nur Iman selaku Ketua Umum PW SEMMI SULTENG paska dilantik mengatakan tujuan Pelantikan dan dialog ini adalah untuk membaiat pengurus baru PW SEMMI SULTENG sekaligus mengajak para pemuda dan mahasiswa PW SEMMI SULTENG PELANTIKAN DAN GELAR DIALOG POLITIK : POLITIK DINASTI CIDERAI SISTEM DEMOKRASI INDONESIA

Moh Nur Iman selaku Ketua Umum PW SEMMI SULTENG paska dilantik mengatakan tujuan Pelantikan dan dialog ini adalah untuk membaiat pengurus baru PW SEMMI SULTENG sekaligus mengajak para pemuda dan mahasiswa dalam membangkitkan semangat demokrasi dan menyadarkan generasi muda khususnya kalangan mahasiswa, agar tidak buta politik pada pemilu serentak 2024 mendatang, pasalnya problem yang terjadi saat ini adalah sesuatu hal yang mencederai sistem demokrasi Indonesia.

“Politik dinasti merupakan sesuatu yang sudah terjadi dan tidak untuk dibudayakan, hal tersebut adalah suatu pelanggaran yang kemudian mencederai sistem demokrasi. Sehingganya selaku Agent of control social perlu kiranya kita bergerak dan menyadarkan masyarakat untuk bijak dalam memilih pemimpin” ujar Iman dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/12)

Dokumentasi mahasiswa dalam membangkitkan semangat demokrasi dan menyadarkan generasi muda khususnya kalangan mahasiswa, agar tidak buta politik pada pemilu serentak 2024 mendatang, pasalnya problem yang terjadi saat ini adalah sesuatu hal yang mencederai sistem demokrasi Indonesia.

“Politik dinasti merupakan sesuatu yang sudah terjadi dan tidak untuk dibudayakan, hal tersebut adalah suatu pelanggaran yang kemudian mencederai sistem demokrasi. Sehingganya selaku Agent of control social perlu kiranya kita bergerak dan menyadarkan masyarakat untuk bijak dalam memilih pemimpin” ujar Iman dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/12)

Share: