
Mamuju, Katinting.com – Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) secara resmi dilaunching oleh Pj.Gubernur Sulbar, Carlo B Tewu, di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju. Jumat (07/04).
Pj.Gubernur Sulbar, Carlo B Tewu pada kesempatan tersebut mengemukakan, Gerakan Nasional Revolusi Mental tersebut berdasarkan Instruksi Presiden, dimana hal tersebut dilakukan karena hal tersebut dianggap masih banyak hal harus diimplementasikan di seluruh Indonesia.
“Gerakan ini untuk menggembleng manusia–manusia agar menjadi manusia yang baru, berhati putih, berkemauan baja, bersemangat laksana rajawali serta berjiwa api yang menyala-nyala yang merupakan gagasan revolusi mental.
Carlo juga mengemukakan bahwa, selama kemerdekaan bangsa Indonesia, akan tetapi perjuangan itu tidak akan pernah berakhir, mulai dari perjuangan untuk membangun bangsa seperti pembangunan infrastruktur semua yang ada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan sudah merasakan sendiri hasil dari pembanguunan saat ini, akan tetapi bangunan itu tidak ada artinya kalau mental manusianya tidak ditata.
“Oleh karena itu kita launching, kita laksanakan bersama revolusi mental ini di lingkungan kerja kita masing- masing, ketika berbicara Gerakan Indonesia Melayani, bagi yang menyandang sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), wajib hukumnya untuk melakukan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,“ tegas Carlo.
Dan itu yang menjadi prioritas utama adalah bagaimana aparat pemerintah yang digaji oleh uang rakyat, dan mengembalikan dengan bekerja maksimal memberikan pelayanan.
“Saya ingin agar kedepan persoalan- persoalan semua yang terkait dengan pelayanan masyarakat bisa maksimal, seperti penjaringan terhadap peserta jaminan sosial kesehatan di seluruh Sulawesi Barat, sudah harus tercapai seratus persen di tahun ini, dan inilah bentuk–bentuk bagaimana kita merevolusi mental kita, agar supaya pelayanan kita kepada masyarakat, bisa maksimal dilakukan. Dan terkait dengan pencatatan terhadap peduduk sipil, itu merupakan program prioritas pemerintah ini, dan juga prioritas dari Gerakan Indonesia melayani,” kata Carlo.
Carlo menambahkan bahwa, Gerakan Nasional Indonesia Bersih, dimana kebersihan itu dimulai dari lingkungan keluarga, bagaimana rumah kita, kantor kita, tempat pekerjaan kita, tempat usaha kita, bersih dari sampah, mari kita singkirkan sampah- sampah yang ada di sekeliling kita. Dan mengadopsi program Mamuju Mappaccing menjadi Sulawesi Barat Mappaccing. Gerakan Indonesia Tertib, yang artinya kita harus betul- betul tertib, baik disetiap tempat – tempat publik, tertib berlalu lintas, tertib parkir dimana kesemuanya itu perlu kita kembangkan. Gerakan Indonesia Mandiri, pembangunan sektor usaha bisa berkembang di Sulbar, agar bisa mandiri dan tidak tergantung dengan wilayah lain. Gerakan Indonesia bersatu, kita berharap agar semua komponen masyarakat Sulawesi Barat kita bersatu untuk melaksanakan Revolusi Mental.
Inpres Gerakan Nasional Revolusi Mental, di Sulawesi Barat ditindak lanjuti dengan Keputusan Gubernur Sulawesi Barat pada bulan Maret 2017 tentang pembentukan gugus tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental provinsi Sulawesi Barat yang terdiri dari lima kelompok kerja masing- masing, Ketuanya Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Ismain Zainuddin, Gerakan Indonesia Melayani yang koordinatornya Inspektorat Sulbar, Gerakan Indonesia Bersih yang koordinatornya adalah Komandan Korem 142 Tatag, Gerakan Indonesia Tertib yang koordinatornya Kepala Biro Operasi Polda Sulbar, Gerakan Indonesia Mandiri yang koordinatornya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulbar, Gerakan Indonesia bersatu yang koordinatornya Kepala Kanwil Kementrian Agama.
Kegiatan tersebut selain dihadiri Pj.Gubernur Sulbar, Carlo B Tewu ,unsur Forkopimda, Bupati /perwakilan bupati se Sulbar, OPD , dan undangan lainnya. (ADV/Humas/Ishak)






