Mamuju, Katinting.com – Dalam rangka merayakan Hari Jadi ke-20 Provinsi Sulawesi Barat, PJ Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, bersama Forkopimda Sulbar, meluncurkan gerakan Sepekan Menanam Mangrove di Pantai Batu Lombeng, Desa Lebani, Kabupaten Mamuju.
Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah, instansi vertikal, TNI-Polri, sektor swasta, pelajar, dan masyarakat lokal.
Gerakan Sepekan Menanam Mangrove merupakan salah satu cara unik untuk merayakan HUT ke-20 Provinsi Sulawesi Barat. Bahtiar Baharuddin menyebut inisiatif ini sebagai tindakan “extra ordinary” atau luar biasa dalam menjaga ekosistem mangrove di Sulbar.
“Kami ingin menunjukkan rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia Sulbar yang penuh dengan mangrove, namun kami melihat bahwa jumlahnya mulai berkurang. Oleh karena itu, kita harus terus menanam dan menjaga ekosistem ini,” ujar Bahtiar.
Mangrove yang ditanam di Pantai Batu Lombeng diharapkan dapat berkontribusi dalam menurunkan emisi karbon dan mengatasi perubahan iklim serta pemanasan global. Bahtiar Baharuddin juga mengungkapkan keinginannya agar gerakan ini tidak hanya berlangsung selama 2-9 September, tetapi menjadi upaya berkelanjutan.
Dalam upaya menjaga kawasan mangrove, Bahtiar Baharuddin menghimbau masyarakat untuk tidak merusak lingkungan dan memastikan penegakan hukum terhadap pelaku illegal fishing. “Saya sudah berkoordinasi dengan penegak hukum untuk melakukan edukasi dan tindakan tegas terhadap pelanggar,” tambahnya.
Muh. Nur, pengelola wisata Pantai Batu Lombeng, memberikan apresiasi atas inisiatif Pemprov Sulbar. Menurutnya, upaya ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap lingkungan dan perlindungan pesisir dari abrasi. “Semoga kegiatan ini dapat diperluas ke lokasi lain yang memerlukan penanaman mangrove,” harap Nur.
(Adve/Ed:Anhar)






