Mamuju, Katinting.com – Rapat di Ruang RPJMD Kantor Bapperida Sulbar ini jadi arena vital untuk selaraskan pengelolaan keuangan pusat-daerah. Darwis Damir buka sesi dengan papar kondisi terkini Sulawesi Barat: pertumbuhan ekonomi, kualitas SDM, dan progres kinerja provinsi yang masih hadapi tantangan penyerapan anggaran.
Darwis tekankan, FKKPD bukan sekadar rapat rutin, tapi ruang koordinasi, komunikasi, konsultasi, supervisi, plus berbagi data keuangan negara. “Hari ini kami bertukar info perencanaan, penganggaran, dan realisasi APBN-APBD Sulbar 2025. Forum ini instrumen utama sinkronisasi fiskal pusat-daerah,” tegasnya usai rapat.
Tjahjo Purnomo sajikan gambaran APBN 2025 dengan tiga pilar: Belanja Pusat via DIPA di perangkat daerah, Transfer ke Daerah, serta Program Prioritas Nasional dan Pemberdayaan Masyarakat. “Alokasi untuk Sulbar besar sekali. Jika terserap optimal, perputaran dana ini dorong pertumbuhan ekonomi signifikan,” katanya, soroti potensi multiplier effect bagi UMKM dan inklusi keuangan.
Tantangan Penyerapan dan Solusi
Darwis ungkap, masih ada DIPA APBN di beberapa OPD yang belum terealisasi penuh. Bapperida sebagai bagian TAPD akan percepat proses ini. “Kami butuh data update Kanwil DJPb untuk dikombinasikan dengan APBD, buat laporan akhir tahun ke pimpinan. Ini jadi dasar alokasi fiskal lebih tepat sasaran di sektor prioritas, agar anggaran beri dampak nyata ke masyarakat,” tambahnya.
Ia apresiasi paparan forum sebagai masukan berharga untuk finalisasi APBD 2026 pasca-approval DPRD. Semua agenda sejalan arahan Gubernur Suhardi Duka soal pengelolaan fiskal efektif dan transparan.
Suhardi Duka pernah tekankan optimalisasi APBN-APBD harus prioritas manfaat langsung: tingkatkan pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan pemberdayaan ekonomi lokal. FKKPD ini jadi langkah konkret wujudkan visi tersebut, di tengah target literasi keuangan dan perbankan non-bank yang kian inklusif di Sulbar.
Forum tutup dengan komitmen kolaborasi ketat, pastikan anggaran tak mandek tapi mengalir deras ke akar rumput. (500+ kata, siap optimasi SEO dengan keyword “FKKPD Sulbar 2025”). (*/Fhatur Anjasmara)






