Mamuju, Katinting.com – Pemprov Sulawesi Barat, memiliki klaim mampu mengendalikan Inflasi di Sulawesi Barat, dan menempatkan provinsi ke-33 ini berada di posisi kedua terbaik di Indonesia, dengan Inflasi hanya berada di 1,25 persen.
Klaim ini di sampaikan oleh Sekprov Sulbar Muhammad Idris kepada wartawan usai mengikuti review nasional pengedalian Inflasi, Selasa, (04/06).
“Jadi dari hasil review secara nasional, kita menunjukan trend yang baik, dalam pengendalian Inflasi di Sulbar” sebut Idris.
Pria kelahiran Ulumanda ini, lebih jauh menjelaskan soal klaimnya, bahwa dari 38 Provinsi di Indonesia, Sulbar berada di bawah Provinsi Bangka Belitung, sebagai daerah terkendali laju Inflasinya. Capaian itu, di dasarkan keberhasilan dua kabupaten sampling dalam mengendalikan Inflasinya.
“Kita jadikan Mamuju & Majene sebagai sampling, dan dua kabupaten ini berhasil mengendalikan Inflasi. Mamuju & Majene ini mampu di bawah 0,2 persen laju Inflasinya” urai Idris.
Meski Pemprov Sulbar berhasil menekan laju Inflasi dan berada di posisi kedua se-Indonesia, Pembina tertinggi ASN di lingkup Pemprov Sulbar ini, juga menyimpan kekuatiran,melihat Harga sejumlah bahan pokok, sedang bergerak naik jelan Idhul Adha.
“Sejumlah bahan pokok seperti Bawang Merah, Cabai Besar, Ikan Cakalang, ada kenaikan, tapi kita juga sudah diskusikan,dengan para pihak, agar dapat dikendalikan, dan kita juga akan bekerja keras” pungkas Idris. (Fhatur Anjasmara)






